
TABANAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tabanan terutama di wilayah Kecamatan baturiti menyebabkan jalan jurusan Banjar Sekargula, Desa Mekarsari dengan banjar Mayungan, Desa Antapan, Baturiti ambles, Senin (21/3/2022) malam. Akibatnya jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan kecuali roda dua. Mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan, jalur ditutup dengan bambu.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, ambles atau jebolnya jalan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Baturiti tersebut, terjadi Senin malam. Tidak ada yang tahu pasti kejadian tersebut. Jalan ambles berada di atas aungan atau gorong-gorong yang sudah berusia tua lebih dari lima puluh tahun.
“Dugaannya karena terkikis air hujan yang terus terjadi sehingga jalan jebol,” ungkap salah satu warga setempat I Nyoman Sukania dikonfirmasi Rabu (23/3/2022).
Dijelaskan, jebolnya jalan tersebut terjadi Senin malam lalu. Arealnya cukup besar dan sangat dalam. Pihaknya berharap jalan tersebut dapat segera diperbaiki, karena merupakan jalur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi pipa PDAM yang ada di bawahnya juga putus, meski sudah diperbaiki.
“Mudah-mudahan segera mendapat penanganan. Saya dapat informasi, tim dari PU Tabanan sudah turun ke lokasi,” ucapnya.
Kabid Bina Marga PUPRPKP Tabanan I Gede Partana ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian jebolnya jalan kabupaten tersebut. Dikatakan, tim dari PUPRPKP sudah sempat mengecek, namun belum mendetail, karena sangat luas dan dalam.
“Tim sudah sempat turun sebelumnya, tapi Jumat ini kami akan turun lagi untuk memastikan dan melihat langkah apa yang bisa diambil,” ucapnya.
Sementara itu, Kasubag Humas PT. Tirta Amertha Buana (TAB) atau PDAM tabanan I Putu Agus Suanjaya dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan perbaikan pipa yang putus akibat amblesnya jalan tersebut.
“Malam itu ( Senin malam), begitu mendapat laporan, petugas langsung ke lokasi melakukan perbaikan dan kini aliran air sudah pulih kembali,” jelasnya. (jon)








