
DENPASAR – Alda Intan (40) berusaha menutupi wajah menggunakan rambutnya saat dikeler dari ruang tahanan Polsek Denpasar Selatan untuk diperlihatkan ke awak media, Selasa (15/3/2022).
Perempuan transgender asal Makassar itu terlibat pembobolan Villa Waterlily Suites, Jalan Danau Poso, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Kamis (10/2/2022) sekitar pukul 20.00 WITA. Korbannya Robert Lee Bonner asal Amerika Serikat.
Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Gede Sudyatmaja mengungkapkan, korban awalnya di-booking oleh tersangka.
“Modus pelaku open BO (booking) kemudian datang ke villa untuk melayani korban sembari mengamati situasi dan barang berharga korban,”ujar I Gede Sudyatmaja didampingi Kanit Reskrim Iptu Hadimastika.
Pada Kamis (10/2/2022) sekitar pukul 17.30 WITA, korban meninggalkan vila untuk mencari makan. Pelaku memanfaatkan kesempatan melakukan pencurian. Ia masuk melalui pintu tak terkunci kemudian mengambil uang 1.200 USD atau sekitar Rp 20 juta, kartu kredit serta perhiasan yang tersimpan pada safety box dalam almari pakaian.
Malamnya, korban balik dan melihat kondisi barang di kamarnya acak-acakan. Ia pun kaget setelah membuka safety box, hartanya telah raib. Setelah menerima laporan, tim opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan melakukan penyelidikan.
“Dari hasil penyelidikan, kami menemukan adanya transaksi menggunakan kartu kredit milik korban di beberapa tempat. Kami akhirnya mengidentifikasi pelakunya mengendarai Scoopy DK 5124 ABP,”beber mantan Kapolsek Ubud ini.
Berdasarkan informasi tersebut, polisi memperoleh petunjuk pelaku menginap di Hotel Surfaris Inn, kamar nomor 3, Jalan Popies II, Kuta, Badung. Pelaku digerebek tanpa perlawanan pada Minggu (13/3/2022) sekitar pukul 00.30 WITA.
“Kami menyita barang bukti sembilan kartu kredit, perhiasan dan uang dollar,”ungkapnya.
Pelaku tercatat sebagai residivis dan beberapa kali masuk penjara karena kasus yang sama.
“Dia selama ini menyasar warga asing. Di wilayah Densel satu kali dan ada juga di wilayah Kuta Utara,”tandasnya. (dum)








