
TABANAN – Pelayanan PT. Tirta Amertha Buana (TAB) atau PDAM Tabanan tetap harus berjalan meski saat Hari Raya Nyepi yang akan jatuh pada Rabu (3/3/2022) mendatang. Untuk mengamankan pasokan air dan proses produksi air, PDAM tabanan tetapa menyiagakan dua petugas di setiap reservoar yang ada.
Setidaknya da 16 reservoar di seluruh layana PDAM tabanan seperti di Celebuh (Wanasari), Nyanyi, Pandak Gede, Nyambu, Pesiapan, Bongan, Dedari, Sungsang, Luwus, Candikuning, Kerambitan, Meliling, Bajera, Puncak Rangda Penataran dan Pupuan. Di setiap reservoar tersebut tersebut akan bertuags dua personil saat hari Raya Nyepi. “Saat Nyepipun pasokan air tidak boleh berhenti. Untuk mengamankan pasokan air, kami siagakan dua personil di setiap reservoar yang ada,” jelas kabag Pelayanan PT TAB Ida Bagus Marjaya Wirata didampingi Kasubag Humas Putu Agus Suanjaya, Jumat (24/2/2022).
Penetapan dua petugas tersebut, kata Gus Marjaya, untuk memastikan produksi air di reservoar tersebut harus tetap berjalan dengan baik. Dengan demikian, pasokan air kepada pelanggan yang berjumlah 60.368 SR tetap berjalan dengan baik. “Dua petugas itu yang memastikan mesin pengolahan air tetap berjalan dengan baik termasuk saat Nyepi nanti. Jadi mereka merayakan Hari Nyepi di tempat tugas. Semuanya demi pelayanan,” tandasnya.
Selain menempatkan petuags di semua reservoar yang ada, pihaknya juga tetap menyiagakan dua petugas di kantor pusat PDAM Tabanan untuk menerima gangguan.
“Petugas layanan gangguan juga tetap bekerja saat Nyepi, mereka tetap menerima pengaduan gangguan , namun perbaikan baru dilakukan petuags teknsi keesokan harinya atau saat Ngembak Geni,” ucapnya lagi.
Agus Sunajaya menambahkan, meski saat ini tidak ada gangguan, pihaknya berharap masyarakat pelanggan PDAM tetap menampung air terutama mengantisipasi ssat hari raya Nyepi. Pihaknya tidak berharap ada gangguan, namun untuk berjaga-jaga, sehingga pelanggan tidak kesulitan air bersih saat hari raya, meski penggunan air saat Nyepi tidak sebesar saat Galungan dan Kuningan.
“Sebagai antisipasi, kami tetap mengimbau masyarakat menampun air, jaga-jaga kalau ada gangguan,” imbuh Agus Suanjaya.
Mengantisipasi adanya gangguan, pihaknya telah menerjunkan petugas untuk menyusuri setiap pipa instalasi untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran. Begitupun dengan lokasi pengeolahan air juga secara rutin dicek.
“Mudah-mudah tidak ada gangguan,” pungkasnya. (jon)








