
TABANAN – Sebuah palinggih ageng di Pura Dalem Kedaton Bedha di Banjar Wanasara, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan terbakar, Selasa (25/1/2022) siang. Pemicu kebakaran tersebut diduga terkena percikan bara api pembakaran saat ngaben di sampingnya. Akibat kejadian tersebut satu pelinggih hangus terbkar dan kerugian ditaksir mencapai Rp 10 Juta.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Sebelum kejadian tersebut sedang berlangsung upacara ngaben di dekat pura tersebut. Tak disangka, seorang warga yang turut serta dalam upacara pelebon tersebut melihat ada kepulan asap di atap salah satu pelinggih di areal Pura Dalem Kedaton Bedha. Selanjutnya, ia menyampaikan kepada warga lainnya serta menghubungi Damkar Tabanan.
Tak berselang lama, dua unit Damkar langsung datang ke lokasi untuk penanganan dan dalam sekejp api berhasil dipadamkan. Selain tim damkar, proses pemadaman juga dibantu petugas kepolisian serta masyarakat setempat. Atas kejadian tersebut, pengempon Pura Dalem Kedaton Banjar Adat Bedha melaporkan kerugian ditaksir mencapai Rp 10 Juta.
Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Made Pramasetia membenarkan kejadian tersebut. Begitu mendpat laporna, pihaknya langsung ke lokasi.
“Sudah berhasil dipadamkan Damkar bersama anggota dan juga masyarakat setempat,” ujar Pramasetia.
Kompol Pramasetia menjelakan, dari hasil olah TKP, kebakaran pelinggih tersebut diduga karena adanya percikan bara api pembakaran bade. Sebab, saat kejadian sedang berlangsung upacara pelebon di dekatnya.
“Percikan api dari kegiatan ngaben yang terbawa angin mengenai atap pelinggih terbuat dari ijuk tersebut terbakar,” jelasnya. (jon)








