
TABANAN – Presiden Joko Widodo telah menetapkan jadwal vaksinasi booster bagi masyarakat mulai Rabu (12/1/2022) ini. Tabanan baru akan menggeber vaksinasi booster massal mulai Jumat (14/1/2022) di Gedung Kesenian I Ketut Maria. Namun demikian, petugas kesehatan juga sudah bisa melayani vaksinasi booster ini berbasis faskes mulai kemarin. Jumlah target sasaran vaksinasi booster ini sekitar 305 ribu lebih.
Kepala Dinas Kesehatan dr I Nyoman Susila mengungkapkan, pihaknya akan menerapkan pola yang sama seperti vaksin tahap 1 dan 2 yakni melibatkan OPD serta instansi lainnya seperti Polri. Rencana vaksinasi massal Jumat 14 Januari 2022 mendatang ini akan menyasar para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tabanan. Pihaknya sedang berkoordinasi dan mendata jumlah PMI penerima vaksinasi booster tersebut. Sebenarnya vaksinasi booster hari ini (kemarin) sudah mulai, untuk massal sudah dilakukan Pemprov.
“Kalau ada masyarakat yang datang harus dilayani. Sesuai instruksi kan diharapkan vaksinasi dilaksanakan di faskes-faskes seperti Puskesmas, rumah sakit dan lainnya,” ungkap dr. Nyoman Susila , Rabu (12/1/2022).
Mantan Dirut RSUD Tabanan ini menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi booster ini dilakukan lantaran Tabanan sudah mencapai kriteria minimal 70 persen sasaran sudah divaksin. Sementara di tabanan sasaran yang sudah divaksinasi mencapai 96 persen untuk vaksinasi tahap 1, dan 89 persen untuk tahap 2 . Sehingga, Tabanan menjadi wilayah yang sudah bisa melaksanakan vaksinasi dengan sasaran seluruh masyarakat.
“Sesuai petunjuk teknis, kalau capaian vaksinasi tahap 1 sudah diatas 70 persen, dan tahap 2 sudah 60 persen maka yang kami sasar adalah seluruh penduduk dengan syarat 18 tahun ke atas,” jelasnya.
Disinggung mengenai persiapan logistik, dr Susila untuk di Kabupaten Tabanan dosis vaksin sudah siap. Nantinya, untuk vaksinasi booster ini akan menggunakan Astrazeneca dan Moderna. Sesuai juknis, untuk mereka yang vaksinasi tahap 1 menggunakan sinovac, vaksin 2 boleh astrazeneca. Kalau yang vaksin pertamanya astrazeneca, vaksin boosternya menggunakan moderna.
“Sekarang kami sudah mendapat kiriman vaksin tapi jumlahnya kurang hafal. Awalnya dapat 30 ribuan dosis, sekarang dapat tambahan lagi,” katanya.
Disinggung mengenai pelaksanaan nanti mengingat petugas medis juga saat ini melakukan vaksinasi anak usia 6-11 dan masyarakat umum, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid 19 Tabanan. Pihaknya mengharapkan menerapkan pola yang sama seperti sebelumnya. Artinya pelaksanaan bisa berbasis banjar, dibantu TNI, Polri dan sebagainya.
“Kami sudah koordinasi dengan Satgas, nantinya diharapkan polanya sama dengan sebelumnya melibatkan instansi lainnya, sehingga meringankan beban petugas medis,” pungkasnya. (jon)








