
TABANAN – Pemkab Tabanan dibawah kepemimpinan Bupati I Komang Gede Sanjaya dan Wakil Bupati I Made Edi Wirawan meningkatkan kualitas jalan yang menjadi harapan masyarakat. Apalagi di tahun 2021 ini, Tabanan mendapatkan anggaran yang cukup besar baik dari DAK, BKK serta pinjaman di PT . SMI sebesar Rp 125 Miliar. Di tahun 2021, ada 44 ruas jalan diperbaiki termasuk 21 ruas yang dibiayai dari pinjaman. Dengan gerakan tersebut, jalan rusak kini tinggal 9,13 persen atau sekitar 78 Kilometer saja
Plt Kadis PUPRPKP tabanan I Gusti Agung Ngurah Oka Kamasan didampingi Kabid Bina Marga I gede partana mengungkapkan. jalan Kabupaten Tabanan yang masih dalam kondisi baik 89,46 persen atau 772,244 kilometer, kondisi sedang 0,74 persen atau 4,05 kilometer, rusak ringan masih 0,94 persen setara 8,078 kilometer, rusak berat masih 9,13 persen setara dengan 78,846 kilometer.
“ Saat ini jalan rusak tinggal 9,13 persen,” jelasnya, Rabu (29/12/2021).
Dijelaskan, untuk jalan di Kecamatan Tabanan nihil rusak berat. Kecamatan Kediri 2,75 kilometer, Kecamatan Kerambitan 2,661 kilometer, Kecamatan Marga 3,3 kilometer, Kecamatan Penebel 7,2 kilometer, Kecamatan Baturiti 0,9 kilometer, Kecamatan Selemadeg Timur 38,46 kilometer, Kecamatan Selemadeg nihil rusak berat, Kecamatan Selemadeg Barat 13,2 kilometer, dan Kecamatan Pupuan 10,4 kilometer.
“Data ini pasti akan terus berubah seiring berjalannya waktu. Sekarang masih kondisinya baik. Namun dalam waktu 2-3 tahun pasti ada yang dari baik menjadi rusak sedang dan rusak sedang menjadi rusak berat,” sebutnya.
Disinggung mengenai sumber anggaran untuk perbaikan jalan di Tabanan tahun 2021 ini, Oka Kamasan menyebutkan ada tiga sumber dana. Diantaranya mendapat anggaran Pagu untuk perbaikan jalan dari DAK, BKK Provinsi hingga pinjaman PT. SMI. Rinciannya, DAK sebanyak Rp 29 Miliar untuk 5 ruas jalan Kabupaten diantaranya ruas jalan Bantas-Gadungan, Pekarangan-Titigalar Kecamatan Baturiti, Pemanis-Kutabali, Rejasa-Pesagi Kecamatan Penebel dan Komplek Banjar Batusangian, Gubug.
Dari BKK Provinsi Rp 50 Miliar untuk perbaikan sebanyak 8 ruas jalan diantaranya, Margarana-Tunjuk, Bajera-Sarinbuana, Bangsing-Padangan, Kebon Padangan-Pasut, jalan lingkar Pejaten, Payangan-Kambangan Kecamatan Marga, Tinungan Angseri Baturiti serta jalan menuju setra Banjar Tegeh, Angseri.
Disinggung terkait kebutuhan anggaran untuk menuntaskan jalan rusak berat di Tabanan, Partana tak menyebutkan secara rinci. Namun pihaknya menyampaikan, untuk menuntaskan jalan rusak, perkiraan menghabiskan Rp 2 Miliar per kilometer dengan ketahanan jalan 8 sampai10 tahun.
“Harapan kami semoga saja bisa dilaksanakan di tahun 2022 mendatang. Karena itu semangat pimpinan kita dalam hal ini Bupati Tabanan. Untuk anggarannya masih menunggu dulu,” ungkapnya. (jon)








