
DENPASAR – KONI Kota Semarang memperoleh hikmah positif dari KONI Kota Denpasar, setelah melakukan kunjungan langsung ke Kantor KONI Denpasar, Senin (13/12/2021). Rombongan yang dipimpin Ketua Umum Arnaz Agung Andrarasmara lebih banyak sharing terkait pembinaan atlet dan lainnya.
Seperti diutarakan Arnaz usai pertemuan itu, KONI Kota Semarang banyak memperoleh hal yang sangat positif untuk dibawa pulang. Diakuinya, pengurus KONI Denpasar fokus untuk pengabdian bagi olahraga dan rutinitas menggelar kejuaraan.
“Seperti kita tahu indikator atlet meraih prestasi itu kan dari tes fisik, kebugaran dan banyaknya kejuaraan, KONI Denpasar khususnya dan Bali pada umumnya banyak menggelar kejuaraan-kejuaraan yang konsisten. Ini bagus karena menurut kita tolok ukur para atlet saling bersaing secara sehat untuk mendapatkan yang terbaik ya pada kejuaraan itu sendiri,” ungkap Arnaz.
Diakuinya, seperti Porprov yang digelar, kalau di Jawa tengah Porprov gelarannya 4 tahun sekali sementara di Bali 2 tahun sekali.
“Kami sendiri memiliki keinginan itu dan sudah kami bahas di pertemuan seluruh KONI kabupaten/kota di Jawa Tengah.Kami mendorong KONI Provinsi untuk Porprov bisa digelar di Jawa Tengah minimal 3 tahun sekali. Tujuannya agar atlet banyak mendapatkan trial-trial kejuaraan,” tambah Arnaz.
Di lain pihak, Wakil Ketua Umum II KONI Denpasar Ketut Sugiata mengatakan kehadiran KONI Semarang terkait kegiatan di KONI Denpasar.
“KONI Kota Semarang merasa KONI Denpasar lebih matang. Gambarannya ketika PON Papua lalu, Jawa Tengah dibawah Bali satu strip yakni ranking 6 dengan jumlah penduduk dan kabupaten/kota lebih banyak. Tapi dalam pengelolaan olahraga mereka melihat ke Bali umumnya dan Denpasar khususnya Porprov bisa digelar 2 tahun sekali apalagi di Denpasar ada Walikota Cup. Ini memberi nuansa pengelolaan atlet kita lebih berkesinambungan dan periodik,” tandas Sugiata. (ari/jon)








