
BADUNG – Komplotan spesialis kepruk kaca mobil beraksi di Swalayan Tiara Gatzu, Jalan Gatot Subroto Barat, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, Rabu 6 Oktober 2021 sekitar pukul 14.50 WITA. Korbannya Willy Candra (51) yang kehilangan uang Rp 244 juta.
Informasi yang dihimpun, Willy Candra awalnya menuju BCA Jalan Gatot Subroto Barat hendak membuka rekening giro. Karena bank tutup, korban yang mengemudikan mobil Innova putih DK 1009 AL balik menuju rumahnya di Jalan Gunung Andakasa, Denpasar. “Dalam perjalanan, dia mampir di Tiara Gatzu sekitar pukul 14.20 WITA,”kata sumber petugas, Jumat 8 Oktober 2021.
Teledornya, uang Rp 244 juta yang dimasukkan dalam tas itu diletakkan di bawah jok kemudi kemudian ditinggal belanja. Berselang sekitar 30 menit, Willy menuju mobil. “Korban kaget mendapati kaca pintu kemudi dalam kondisi pecah dan tas berisi uang ratusan juta raib,”ungkap sumber.
Korban bergegas menemui pihak manajemen Tiara Gatzu agar mengecek CCTV. Sayangnya, kamera pengawas yang mengarah ke parkiran mati. Sementara, dari keterangan juru parkir Antonius Martin (34), saat mengatur parkir mobil, ia sudah mendapati kaca kendaraan korban pecah. “Dari aksinya itu, pelakunya lebih dari satu orang dan diduga memang spesialis keprok kaca mobil. Kemungkinan korban sudah dibuntuti dari bank,”ungkap sumber.
Korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Badung. Hanya, polisi yang melakukan olah TKP sepertinya masih mengalami kesulitan mengidentifikasi pelaku lantaran CCTV di TKP mati.
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan tersebut. “Kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat. (dum)








