
TABANAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa khususnya siswa SMP di Tabanan. Tim SMPN I Tabanan yang menjadi duta Tabanan memenangkan lomba cerdas cermat (LCC) museum yang diselenggarakan Dinas Kebudayan Provinsi. Dengan demikian SMPN I Tabanan mewakili Bali dalam LCC Museum tingkat nasional.
Kepala SMPN I Tabanan I Wayan Widarsa ketika dikonfirmasi mengungkapkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan menunjukan sekolah yang dipimpinnya untuk mewakili Tabanan dalam LCC Museum tingkat provinsi Bali.
“Waktu memang sangat singkat. Begitu diberitahu kami langsung melakukan persiapan termasuk menunjuk guru pembina dan memilih tiga siswa terbaik di mata pelajaran IPS untuk ikut berlomba,” ungkap Widarsa, Kamis 9 September 20211.
Kasek Widarsa menjelaskan, tiga siswa yang ditunjuk yakni Ni Putu Victorya Dewi, Ni Made Arie Panya Lestari dan Ni Made Satwika Wiweka Waradana dengan guru pembina Anak Agung Kompiang Rusmini dan I Wayan Darta.
“Ketiga siswa di bawah bimbingan guru pembina, belajar keras karena materinya tidak diberikan batasan secara spesifik oleh panitia,” sebutnya.
Karena ini merupakan LCC Museum, maka diprediksi materi yang keluar kebanyakan pelajaran IPS khususnya sejarah. Selain dari buku pelajaran, guru pembina dan para siswa mencari informasi di dunia maya.
“Astungkara kerja keras para siswa dan guru pembina membuahkan hasil. Kami juara satu di Bali dan jadi duta Bali ke LCC Museum tingkat nasional,” ucapnya sumringah.
Diakui, lawan yang dihadapi dari duta delapan kabupaten kota se-Bali sangat berat. Di babak penyisihan yang digelar 8 September, SMPN I Tabanan mendapatkan sesi I melawan perwakilan dari SMPN I Gianyar serta SMPN I Semarapura, Klungkung dan berhasil menjadi juara. Di babak final yang digelar Kamis (9/9) kemarin, tim LCC SMPN I Tabanan bertemu dengan juara sesi II SMPN 2 Amlapura, Karangasem dan juara sesi III SMPN 4 Singaraja.
“Astungkara trio Ni Putu Victorya Dewi, Ni Made Arie Panya Lestari dan Ni Made Satwika Wiweka Waradana kembali menjadi terbaik,” tandas mantan Kepala SMPN 2 Kerambitan ini.
Kini pihaknya kata Widarsa terus melakukan persiapan untuk berlomba di tingkat nasional, meski belum dipastikan jadwalnya.
“Kami terus bersiap, ketika nanti berangkat sudah siap. Mohon doa restunya,” pungkasnya. (jon)








