
BADUNG – Jro Mangku Made Suwana bersama dua orang saudaranya membongkar paving bantuan yang terpasang menuju rumahnya di kawasan Pecatu, Kuta Selatan.
Alasannya, ia merasa risi karena ada pihak yang kerap mengungkit-ungkit keberadaan paving depan rumahnya dan omongan itu sudah didengarnya berulang kali.
Jro Suwana mengaku tidak mengetahui asal muasal bantuan paving tersebut dan akan dikembalikan melalui aparat desa.
“Ini murni inisiatif saya sendiri bersama adik-adik. Kami tidak ingin bantuan ini terus menjadi pembicaraan hingga anak cucu,” katanya didampingi kedua adiknya, Nyoman Suwalin dan Ketut Subrata, Selasa 10 Agustus 2021.
Suwana mengaku tidak pernah meminta jalan depan rumahnya dipaving karena sudah teraspal. “Kami berharap pihak-pihak yang ingin membantu agar dengan sukarela dan ikhlas. Jangan diungkit-ungkit lagi,” harapnya.
Dalam pengembalian paving jalan sepanjang 126 meter dan lebar 70,2 meter tersebut, Suwana bersama dua adiknya juga membuat surat pernyataan berisi materai. Surat ditembuskan kepada Bendesa Adat Pecatu, Perbekel Desa Pecatu, Ketua LPM Pecatu, Ketua Pecalang, serta Ketua Linmas. (adi)








