
TABANAN – Meski sudah sering diimbau agar setiap orang yang hendak mendaki gunung di wilayah Tabanan, agar memakai pemandu lokal, namun nyatanya banyak yang tidak peduli, hingga akhirnya tersesat. Seperti yang terjadi saat ini, seorang wisatawan asal Rusia Igor (27) tersesat di Gunung Sanghyang masuk wilayah Banjar Gunungsari, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan sejak Minggu 8 Agustus 2021 malam. Tim Gabungan Basarnas, kepolisianm BPBD, SAR Polda Bali serta masyarakat setempat masih melakukan pencarian sampai Senin 9 Agustus 2021.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersesatnya seorang WNA ini bermula saat tiga orang WNA hendak melakukan pendakian ke Gunung Sanghyang. Tiga orang WNA ini masing-masing Maximo Tannchen (42) asal Argentina, Maria Loginova (34) asal Rusia yang tinggal di vila padi serta Mr. Igor melakukan pendakian di Gunung Sanghyang melalui Banjar Gunung Sari Umakayu, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, Minggu 8 Agustus 2021 pagi sekitar pukul 08.00 WITA. Setelah berjalan sekitar 1,5 jam, Maximo Tancchen dan Maria Loginova merasa kelelahan sehingga memutuskan untuk kembali. Namun Igor justru melanjutkan pendakiannya seorang diri.
Selang beberapa jam kemudian atau sekitar pukul 14.00 WITA, dua WNA yang kelelahan ini telah sampai di sebuah villa tempatnya menginap di wilayah Jatiluwih. Sekitar pukul 17.00 WITA mereka justru mendapat pesan singkat dari Igor yang menyatakan dirinya justru tak bisa menemukan jalan kembali alias tersesat. Atas kejadian itu Igor kemudian memberikan pesan singkat terkait titik lokasinya saat itu, dari lokasi yang dikirim ia sedang berada di Puncak Gunung Sanghyang. Namun ketika diteliti kemudian, ternyata Igor ini berada di wilayah Gesing, Buleleng.
Mengetahui ada hal yang tak beres, Maximo Tanchen kemudian menyampaikan peristiwa itu kepada pemilik villa ia menginap yang selanjutnya diteruskan kepada Kawil Gunung Sari Umakayu Desa Jatiluwih. Menerima laporan tersebut, kawil langsung berangkat menuju lokasi yang sebelumnya diberikan korban yakni Buleleng untuk memastikan keberadaan Igor ini.
Kapolsek Penenel AKP I Nyoman Artadana ketika dikonfirmasi menetakana, kalau Bule Rusia yang tersesat di Gunung Sanghayng masih belum ditemukan tim gabungan.
“Kejadiannya baru diketahui Minggu sore,” ungkap Kapolsek Artadana saat dikonfirmasi, Senin 9 Agustus 2021
Menurut AKP Artadana, saat ini pihaknya dari kepolisian dibantu dari Basarnas Bali, SAR Polda Bali, BPBD Tabanan, Pemandu Lokal, dan SAR Radio 115 sedang melakukan pencarian. Belum ditentukan pasti apakah WNA tersebut justru tersasar ke wilayah Buleleng atau Pujungan, Pupuan.
“Sekarang kami masih melakukan pencarian. Belum ditemukan pasti titik keberadaan korban ini kemungkinan ke arah Buleleng atau wilayah Pujungan, Pupuan,” jelasnya.
Ditambahkan, sesuai keterangan dari pemilik villa tempat menginap WNA tersebut sudah disarankan untuk mengajak pemandu lokal saat mendaki Gunung Sanghyang. Namun, mereka justru menolak dengan dalih sudah sering mendaki di beberapa gunung di Bali.
“Mereka naik tanpa pemandu, menolak ketika disarankan. Sampai kini belum ada titik terang,” katanya.
Sementara itu Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika dikonfirmasi terpisah mengatakan, pencaraian lewat Gunung Sari sementara dihentikan. Kini pencarian dilakukan melalaui Pujungan, Pupuan.
“Dari titik koordinat yang didapat, pendaki diperkirakan berada lebih dekat ke Pujungan, sehingga pencarian akan dilakukan dari Pujungan. Sampai saat ini belum ditemukan,” jelasnya. (jon)








