
TABANAN – Melonjaknya kasus Covid-19 di Tabanan terutama yang bergejala membuat tingkat hunian atau bed Occupancy Ratio (BOR) ruang isolasi rumah sakit rujukan meningkat. Dari data yang ada, tingkat hunian ruang isolasi RS rujukan mencapai 77,2 persen
Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Suratmika mengatakan, hingga Minggu 25 Juli 2021 tingkat hunian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) Rumah Sakit di Tabanan berada di angka yang cukup tinggi yakni 77,2 persen. Sehingga total sisa kamar yang tersedia hanya 22,8 persen saja.
“Di Tabanan ada 202 tempat tidur di seluruh rumah sakit, dan sekarang yang tersisa itu hanya 46 kamar saja. Kalau pasien melonjak kemungkinan ini akan penuh sehingga kami harapkan mari masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran kasus positif di Tabanan,” jelasnya, Senin 26 Juli 2021.
Disinggung mengenai penambahan bed di setiap rumah sakit yang ada di Tabanan, dr Suratmika menyatakan, pihaknya saat ini masih belum berencana melakukan penambahan bed. Harapan kedepan adalah tidak menambah bed lagi, melainkan kasus turun dan rumah sakit beroperasi dengan normal serta aktivitas masyarakat bisa pulih kembali.
“Mari Bersama-sama berdoa dan berusaha agar kasus tidak meningkat lagi dan kita bisa beraktivitas dengan normal kedepannya,” harapnya.(jon)








