
BULELENG – Kasus meninggal dunia yang dialami pasien Covid-19 juga meningkat secara fluktuatif, berkisar dengan jumlah 2 – 3 orang perhari, dan terbanyak pada Minggu, 11 Juli 2021 dengan jumlah 5 orang.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, saat di knofirmasi membenarkan kondisi tersebut. Sesuai data dan informasi tim medis Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Minggu, 11 Juli 2021, terdapat 82 kasus konfirmasi baru.
“Kasus konfirmasi ini adalah hasil tracing terhadap 79 kasus konfirmasi sebelumnya di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng. Kasus konfirmasi baru secara signifikan terjadi pada tiga kecamatan yakni di Kecamatan Buleleng 33 kasus, Banjar 13 kasus dan Sukasada sebanyak 12 kasus. Sementara pasien sembuh sebanyak 26 orang,” jelasnya.
Dengan adanya penambahan kasus terkonfirmasi ini, kata Suwarmawan, jumlah akumulasi kasus terkonfirmasi dalam perawatan medis, isolasi mandiri, maupun isolasi pada sejumlah RS Negeri, RS Swasta dan Hotel sampai dengan Minggu, 11 Juli 2021 menjadi sebanyak 449 orang.
“Tim medis juga melaporkan lima kasus meninggal dunia. Satu orang pasien dari Penarukan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani isolasi/perawatan di RSU Karya Darma Husada, satu orang pasien asal Sumberkima dinyatakan meninggal dunia saat menjalani isolasi di RSU Kerta Usaha dan Tiga pasien asal Penyabangan, Penarukan dan Tamblang dinyatakan meninggal dunia saat menjalani isolasi di RSUD Buleleng,” pungkasnya.(kar)








