
BADUNG – EuroAtlantic Airways YU-611 menjadi penerbangan internasional pertama yang landing di Pulau Dewata setelah pasca Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak masuk sebagai entry point Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sejak akhir April 2021. Pesawat terbang dari Shanghai tanpa penumpang, Senin 28 Juni 2021.
“Itu adalah pesawat ferry flight, datangnya ke sini itu kosong. Itu pesawat operatornya EuroAtlantic yang di-charter oleh sebuah perusahaan kapal pesiar, Carnival Cruise,” kata Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai Taufan Yudhistira, Rabu 30 Juni 2021.
Kedatangan pesawat untuk menjemput para ABK kapal pesiar di Bali untuk diberangkatkan ke Miami. “Jumlah penumpangnya 278 orang,”ujarnya.
Pesawat dengan nomor penerbangan YU-671 take off dari Bali, Selasa 29 Juni 2021 sekitar pukul 19.30 WITA. Pelayanan penerbangan terhadap pesawat tersebut dilakukan di Terminal Internasional. “Penerbangan semacam itu memang baru kali ini terjadi sejak Bandara Ngurah Rai tidak masuk sebagai entry point PPLN,” ungkap Taufan.
Mengutip berbagai sumber, mengacu Surat Dirjen P2P Kementerian Kesehatan Nomor SR.03.04/11/1084/2021 tanggal 28 April 2021, Bandara I Gusti Ngurah Rai tidaklah masuk sebagai entry point PPLN. Berdasarkan surat tersebut, hanya ada 4 bandara yang ditetapkan menjadi entry point PPLN. Yakni Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta (Cengkareng), Bandar Udara Internasional Kualanamu (Medan), Bandar Udara Internasional Juanda (Surabaya), dan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi (Manado). (adi)








