
TABANAN – Kampung tertib lalu lintas Sanggulan Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan yang menjadi duta Polda Bali dalam lomba kampung tertib lalu lintas tingkat nasional dinilai tim penilai dari Korlantas Mabes Polri, Kamis 17Juni 2021.
Tim Korlantas Mabes Polri dipimpin Kasi Dikpen Subdit Dikmas Korlantas AKBP Arief Bahtiar dan rombongan diterima Kapolres Tabanan bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan dan tim dari Polres Tabanan di Balai Banjar Sanggulan. Setelah ramah tamah dan seremonial, tim langsung melihat taman lalu lintas yang ada di Banjar Sanggulan. Tim dari Mabes Polri hanya melihat bagaimana kegiatan di taman tertib lalu lintas termasuk keberadaan taman bacaan yang menjadi tempat edukasi bagi anak-anak tentang tertib berlalu lintas.
Usai meninjau taman lalu lintas Banjar Sanggulan, Arief Bahtiar menjelaskan, kehadirannya di Tabanan khususnya di kampung tertib lalu lintas Sanggulan sebagai bagian dari lomba kampung tertib lalu lintas tingkat nasional.
“Tujuannya untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas, sehingga masyarakat tidak melakukan pelanggaran lalu lintas yang bisa menyebabkan kecelakaan. Kalau itu terjadi (laka lantas) akan berdampak pada aktivitas dan produktivitas ekonomi masyarakat. Intinya menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat,” jelasnya.
Adanya lomba kampung tertib lalu lintas sebagai bentuk kearifan lokal yang bisa menampilkan masyarakat yang tertib berlalu lintas dan memiliki budaya tertib berlalu lintas. Apalagi nantinya kampung lalu lintas yang dinilai dan yang menjadi terbaik akan menjadi pilot proyek untuk pengembangan kampung tertib berlalu lintas lainnya. Dengan adanya kampung tertib lalu lintas, masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan tentang tertib berlalu lintas, tahu tentang marka dan rambu serta menaati aturan lalu lintas.
“Yang terpenting ada upaya edukasi kepada masyarakat dan keluarga untuk tertib berlalu lintas. Salah satunya tidak memberikan anak dibawah umur membawa kendaraan dan disini sudah dibuat pengumuman,” katanya.
Ditambahkan, dalam lomba kali ini diikuti 12 Polda se Indonesia dan kampung tertib lalu lintas Sanggulan menjadi duta Polda Bali karena memenuhi indikator yang dipersyaratkan sebagai kampung tertib lalu lintas.
“Lomba ini digelar dalam dua tahun diikuti 34 Polda se Indonesia, namun di tahap pertama ini hanya diikuti 12 Polda dan sisinya di tahun 2022,” imbuhnya. (jon)









apabila masyarakat negeri ini ingin tertib dalam berlalulintas, maka bukan dimulai dari masyarakat di kampung, tapi dimulai dari para pejabat, petinggi negeri, aparat penguasa, kaum berpunya modal.. merekalah yg harus menunjukkan itikat baik tertib dalam berlalulintas, maka akan ditiru oleh masyarakat umum lainnya..tapi bila berperilaku seenaknya bahkan cenderung arogan dijalan, maka itulah pula yg ditiru masyarakat lainnya..