
TABANAN – Ada hal unik yang dilakukan Desa Gubug, Kecamatan Tabanan dalam rangka peningkatan swasembada pangan khususnya beras, sekaligus memperingati Bulan Bung Karno Juni ini. Salah satunya dengan menggelar lomba nandur sistem japlak jajar legowo 4:1 di tempek Ureg Subak Gubug I, Desa Gubug, Kamis 3 Juni 2021. Belasan peserta termasuk dua perempuan ikut lomba nandur ini yang disaksikan langsung Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya serta pejabat lainnya.
Nampak para peserta lomba termasuk dua orang perempuan nandur benih padi jenis sentari, maju dengan sistem logowo 4:1. Yakni benih ditanam berjajar empat dengan ada satu sela serta ada bibit sisipan di tiap sisi. Para peserta harus mengikuti aturan kecepatan, ketepatan dan kerapian. Nampak para peserta dengan cekatan nandur maju tersebut dengan jarak sekitar 15 meter. Akhirnya I nyoman Suandra dari Subak Batusangihan keluar sebagai juara pertama.
Menurut Perbekel Desa Gubug, I Nengah Mawan, lomba ini digelar selain memperingati Bulan Bung Karno juga sebagai ajang menghormati para petani sebagai kaum proletar atau kaum yang dimiskinkan. Harapannya kehidupan para petani menjadi lebih baik. Pihaknya memang memprogramkan untuk memberdayakan sektor pertanian terutama padi. Dengan luas lahan proukdtif seluas 291 hektar yang dimiliki, dimaksimalkan untuk menanam berbagai jenis baik padi, palawijaya maupun tanaman lain seperti sayur-mayur.
“Kebetulan lomba nandur ini memang bertepatan dengan hari baik mewinih (menanam padi). Hari inilah waktunya subak kami mulai mewinih atau mulai nandur,” tandasnya.(jon)








