
DENPASAR – Suasana riuh mewarnai rapat paripurna DPRD Denpasar dengan agenda penyampaian pidato perdana Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di ruang sidang utama dewan, Senin 1 Maret 2021.
Sebelum rapat berakhir, Wakil Ketua DPRD Wayan Mariyana Wandhira menyampaikan interupsi. Setelah diberi waktu, Ketua DPD II Golkar Denpasar itu menyampaikan sebuah pantun yang ditulis tangan.
“Asmat padang budaya Jawa, tua padi kata bersyarat, sungai mengalir muaranya ke laut. Selamat datang Jaya Wibawa, jadilah wali kota rakyat, janganlah hadir sebagai petugas partai”.
Pantun itupun mendapat sambutan peserta rapat, baik yang hadir langsung maupun mengikuti secara virtual. Jaya Negara bersama wakilnya, Kadek Agus Arya Wibawa terlihat hanya manggut-manggut. “Ya, pantun itu saya tulis saat sidang berlangsung,” ujar Wandhira usai sidang.
IGN Jaya Negara pada sidang paripurna menyampaikan sejumlah program kegiatan yang menjadi prioritasnya. Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Denpasar tengah fokus dalam penanganan program jangka pendek. Salah satunya pemulihan perekonomian seperti stimulus dan keringanan pajak dan retribusi telah dipersiapkan.
Pelatihan bagi tenaga kerja yang Di-PHK juga telah dipersiapkan melalui Program Inkubator Pandemi Covid-19 dan setelah lolos, difasilitasi pemberian modal kerja (sinergitas dengan BPD dan Jamkrida), menyiapkan e-marketplace dengan menggandeng UMKM, pendampingan bagi UMKM untuk pengembangan produk berstandar ekspor. Selain itu, ada pula program optimalisasi DNA sebagai ruang bagi startup Denpasar untuk mengembangkan kreativitasnya dan berbagai program pemulihan ekonomi lainnya.
“Semua persoalan yang kita hadapi, mari kita selesaikan bersama-sama dan menyama braya. Untuk itu, dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Denpasar di atas, dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua stakeholder pembangunan,” ungkapnya.(sur)








