
TABANAN – Sesuai janji dan visi misinya sebagai Bupati dan wakil Bupati Tabanan, pasangan Jaya Wira Komang gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan berjanji akan menuntaskan jalan rusak di Tabanan yang terisa 168 Kilometer. Saat ini Pemkab Tabanan menganggarkan dana sebesar Rp 80 Miliar yang bersumber dari BKK Provinsi dan DAK. Menutupi kekurangan anggaran, Pemkab Tabanan akan meminjam ke PT. SMI sebesar Rp 250 Miliar.
Hal tersebut disampaikan I Komang Gede Sanjaya usai menghadiri rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih Tabanan hasil Pilkada serentak 2020 di KPU Tabanan, Sabtu (23/1/2021). Menurut Sanjaya, sesuai dengan visi misinya Nangun Sat Kertih Loka Bali dengan pola pembangunan semesta berencana untuk mewujudkan masyarakat Tabanan era baru yang aman, unggul dan madani, pihaknya telah berjanji akan menuntaskan pembangunan dan perbaikan jalan rusak di Tabanan tuntas satu tahun kepemimpinannya.
“Itu janji kami dan itu harus ditepati,” tegasnya.
Untuk menuntaskan perbaikan 168 Kilometer yang rusak berat, sedang dna ringan tersebut, Sanjaya mengaku akan meminjam dana ke PT. Saran Multi Infrastruktur ( SMI) sebesar Rp 250 Miliar. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan daerah dan pusat terkait rencana peminjaman dana tersebut. Dengan tambahan tersebut, Sanjaya memastikan semua jalan rusak akan tuntas dalam satu tahun kepemimpinan Jaya-Wira.
“Kami akan meminjam dana ke PT. SMI sebesar RP 250 Miliar untuk menuntaskan perbaikan jalan sesuai janji kami,” tandasnya lagi.
Dijelaskan, dalam perbaikan jalan di Tabanan akan disesuaikan dengan kondisi daerah. Perbaikan jalan bisa saja dengan Hotmix dan bisa dengan beton sesuai kondisi medan jalan. “Jadi tidak harus hotmix semuanya, kalau memang harus beton ya dibeton,” ucapnya.
Sementara itu sebelumnya sekretaris Dinas PUPRPKP Tabanan Oka Kamasan menjelaksan, di tahun 2021, ini Tabanan mendapat anggaran sebesar Rp 50 Miliar dari BKK Provinsi Bali dan Rp 30 Miliar dari DAK pusat. Dana sebesar Rp 80 Miliar tersebut untuk perbaikan 12 ruas jalan dengan panjang sekitar 32 Kilometer. Perhitungannya satu kilometer jalan membutuhkan anggaran sebesar Rp 2,5 Miliar termasuk hotmix ketebalan 8 CM, penguatan badan jalan dan drainase. Harapannya, jalan bertahan minimal 10 tahun.
Dengan dasar perhitungan tersebut, untuk menuntaskan perbaikan sepanjang 168 Kilometer jalan, dibutuhkkan anggaran paling tidak sebesar Rp 420 Miliar, sehingga masih kekurangan dana sebesar Rp 340 Miliar.
Sebelumnya Pemkab Tabanan pernah berencana meminjam ke PT. SMI sebesar Rp 201 Miliar untuk menuntaskan pembangunan RS Nyitdah. Namun entah karena pertimbangan apa, peminjaman batal dilakukan. (jon)








