
BULELENG – Momentum Hari Suci Galungan dan Kuningan, tak hanya dimanfaatkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi untuk meningkatkan ikatan nyame braya, tapi juga membudayakan tradisi ‘Mepatung’ sebagai wujud nyata kehidupan gotong royong masyarakat di Bali, khususnya Buleleng.
Melalui program Golkar Berbagi Peduli, jajaran Partai Golkar ditingkat kecamatan membagikan daging babi yang dibeli warga secara bersama-sama atau ‘mepatung’ serangkaian peringatan Hari Suci Galungan.
“Berbagi daging babi jelang Galungan dan Kuningan sudah menjadi tradisi, dari uang mepatung yang dikumpulkan kita berikan subsidi masing-masing Rp1 Juta sebagai bentuk swadharma (kewajiban) kepada sesama, khususnya para lansia sehingga mereka bisa menikmati hari raya dengan hidangan yang sehat,” tandas Kresna Budi disela-sela kegiatan Bersama Golkar Buleleng Berbagi Daging Babi di Kelurahan Paket Agung Kecamatan Buleleng, Senin (15/6/2026).
Kresna Budi yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Buleleng menegaskan, membagikan daging babi yang dibeli dari semangat ‘mepatung’ ini, bukan sekedar membeli daging untuk hari raya, tetapi bagaimana warga bisa tersenyum mendapat daging bagi dengan harga lebih murah dan peternak babi bersyukur ternaknya pasti terjual.
“Hilirisasi dari ekosistem peternakan yang bergulir dan membuat masyarakat tersenyum gembira menyambut hari raya ini merupakan kebahagian bagi kami, Golkar Buleleng yang terus mendorong kemandirian masyarakat melalui tradisi mepatung yang diharapkan mampu meringankan beban masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemberian subsidi sebesar Rp1 Juta untuk pembelian 1 ekor babi, sangat efektif meningkatkan semangat gotong royong.
“Dimana, dari satu ekor babi seberat 100 kilogram, dengan estimasi harga Rp4 sampai Rp4,5 Juta, kita berikan subsidi Rp1 juta per ekornya. Catatan kami, kita memberikan subsidi pembelian 30 ekor babi pada Hari Raya Galungan ini,” terangnya.
Animo dan sambutan masyarakat yang begitu hangat, kata Kresna Budi, menjadi motivasi bagi Golkar Buleleng untuk menetapkan Bersama Golkar Berbagi Daging Babi sebagai program rutin Hari Suci Galungan dan Kuningan.
“Progran ini merupakan salah satu komitmen Golkar Buleleng hadir, mengabdi dan berbagi bersama masyarakat,” tegas Kresna Budi disambut senyum warga masyarakat di Banjar Paketan Kelurahan Paket Agung Kecamatan Buleleng.
Sejumlah ibu rumah tangga tak hanya mengaku senang karena bisa menikmati daging babi serangkaian peringatan Hari Suci Galungan, mereka juga mengusulkan tradisi mepatung untuk beli daging babi dilakukan secara berkelanjutan dan ditambah subsidi pembelian ‘kalbase’ (bumbu dapur).(*)








