
DENPASAR – Ketua DPRD Bali Dewa Made ‘Jack’ Mahayadnya menerima milyader sekaligus CEO perusahaan Patanjali Ayurved, yakni Acharya Balkrishna, Kamis (4/6/2026).
Acharya Balkrishna yang juga merupakan seorang tokoh spiritual, dan juga ahli Ayurveda asal India, ingin menjajaki kerjasama terkait tanaman Usadha Bali.
Pertemuan itu berlangsung di ruang Ketua DPRD Bali, didampingi anggota DPRD Bali dapil Buleleng, Dr. Somvir.
Dalam kesempatan itu, Acharya Balkrishna memperkenalkan beberapa produk herbal dari perusahaannya. “Total dua ribu lebih produk,” katanya.
Lanjutnya, ke Bali untuk mencari tanaman herbal. Karena tanaman obat di Bali lebih murni sebab tidak tercemar polusi.
Pihaknya menyampaikan rencana mengundang mahasiswa asal Bali untuk belajar di perusahaannya.
“Kami siap melakukan pertukaran pelajar,” ujar Acharya yang juga Rektor Universitas Patanjali ini.
Termasuk juga, lanjut dia, terkait tanaman organik. Bahkan, siap mengirim tenaga ahli ke Bali untuk memberikan edukasi.
“Kantor kami ada di atas lahan seluas seribu hektar di dekat Sungai Gangga,” tandasnya.
Sementara itu, Dewa Jack menyampaikan terima kasih atas kedatangan CEO ini. Pihaknya mengapresiasi kreativitas yang dibangun perseorangan sejak tahun 1995.
“tujuannya datang ke Bali dan ke Indonesia malah, keliling Indonesia untuk menjejaki mencari tanaman herbal. Menurutnya herbal di Bali masih murni, karena sedikit polusi, ”
Kata Dewa Jack, beliau adalah pemilik perusahaan besar yang bergerak di pendidikan, The Science. Memiliki 75 juta Folower media sosial dan 14 stasiun TV Swasta, juga ada pertanian organik, ada juga pertukaran pelajar, ada juga pabrik-pabrik yang memproduksi semua dari herbal.
“Tanpa ada campur kimia. Jadi, ini saya membanggakan, ”
Acharya Balkrishna, sudah keliling di Bali, penduduk Bali sangat menjaga tradisi budayanya, termasuk agamanya. Kemudian penggunaan sastra juga merupakan dasar dari seluruh perkembangan budaya di Bali juga disini sangat-sangat dihargai dan sangat berkembang.
“Jadi, tentu kami atas nama DPRD Bali sangat mengapresiasi kehadiran beliau sebagai tamu, ” tandasnya.
Ia mendorong lebih banyak kerja, banyak kerjasama antara India dengan Indonesia khususnya Bali dengan perusahaan-perusahaan yang ada di India dalam bidang pelajar.
“Sehingga sains atau pendidikan yang beliau miliki di India itu bisa dikembangkan di Bali. Dan itu beliau sangat harapkan ada MOU seperti itu, ” tandasnya. (jay/jon)








