
KARANGASEM – Pemerintah Kabupaten Karangasem menyiapkan sembilan materi pementasan di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 dengan anggaran Rp1,3 miliar lebih.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem Putu Eddy Surya Artha menyebut materi yang diikuti meliputi Peed Aya Pawai pembukaan, wimbakara taman penasar, baleganjur remaja, gender wayang anak-anak, bhusana khas kabupaten/kota, gong kebyar wanita, gong kebyar anak-anak, barong ket, serta gong kebyar dewasa.
Ia mengatakan, berbagai tahapan persiapan telah berjalan sejak awal tahun. Bahkan, sejumlah peserta telah mendapatkan pembinaan dari tim provinsi.
“Persiapan sudah kami lakukan. Pembinaan dari provinsi untuk gong anak-anak dan baleganjur juga sudah dilaksanakan,” ujar Eddy Surya Artha, Senin (4/5/2026).
Seluruh peserta terus mengintensifkan latihan di masing-masing sanggar dan sekaa guna memastikan penampilan optimal saat tampil di panggung PKB nanti.
“Sejak Januari mereka sudah mulai berlatih di sanggar maupun sekaa masing-masing. Kami berharap seluruh duta Karangasem bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik,” katanya.
Terkait dukungan anggaran Rp1,3 miliar, Eddy menegaskan tidak mengalami perubahan dibanding tahun 2025.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Karangasem menargetkan dapat menampilkan sajian seni yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mampu merepresentasikan kekayaan tradisi dan identitas budaya Gumi Lahar di panggung PKB 2026.








