
BULELENG – Naas menimpa seorang pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng, Ardianan Wardana Putra (37) saat berwisata bersama 6 rekannya di Air Terjun Tembok Barak, Desa Sambangan Kecamatan Sukasada.
Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Sleman, Yogyakarta ini, Sabtu, 24 April 2026 terseret arus dan tenggelam saat mandi bersama 3 orang rekannya pada air terjun.
“Iya, kejadiannya hari Sabtu, 24 April 2026 sore sekitar pukul 18.00 Wita saat korban bersama rekannya mandi di air terjun,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (Kalak BPBD) Buleleng, I Gede Suyasa usai simulasi kesiapsiagaan bencana serangkaian peringatan Hari Kesiapsuagaan Bencana (HKB) Tahun 2026, Minggu (26/4/2026).
Mantan Camat Tejakula ini memaparkan, informasi orang tenggelam di Air Terjun Tembok Barak Desa Sambangan yang diterima Pusdalop BPBD Buleleng langsung ditindaklanjut Tim Reaksi Cepat (TRC) II dan III BPBD Buleleng bersama Tim Rescue Gabungan dengan melakukan upaya pencarian.
“Berdasarkan keterangan dari rekan korban, TRC Regu II dan Regu III bersama Tim Rescue Gabungan dari unsur Basarnas, TNI/Polri, PMI dan Pokdarwis Desa Sambangan, melakukan penelusuran disekitar air terjun,” jelasnya.
Hingga pukul 22.30 Wita, korban yang diduga terseret pusaran air terjun belum ditemukan dan Tim Rescue Gabungan sepakat menghentikan sementara pencarian untuk dilanjutkan pada hari Minggu, 25 April 2026.
Pada pencarian hari kedua, kata Suyasa, Tim Rescue Gabungan mulai melakukan pencarian dari pukul 07.00 Wita dengan menelusuri aliran sungai dan penyelaman pada sejumlah titik dimana korban terakhir terlihat, termasuk area palung disekitarb lokasi.
“Astungkara, pada pukul 09.05 Wita, korban berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi tenggelam, dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk penanganan lebih lanjut,” tandasnya.
Kalak Suyasa menambahkan, dengan penemuan tersebut, operasi pencarian Tim Rescue Gabungan di Air Terjun Tembok Barak Desa Sambangan dinyatakan selesai dan ditutup dengan penyerahan jenasah korban kepada Kepala BPS Kabupaten Buleleng. (kar/jon)








