
BULELENG – Paska pemberhentian direksi Perusahaan Umum Daerah Pasar Argha Nayottama (Perumda-PAN) Buleleng, masing-masing I Putu Suardhana (Dirut), Mega Esti Roh Ani (Dirkeu) dan Kadek Juli Suardana (Dirops), Jumat, 17 April 2026, Dewan Pengawas (Dewas) Perumda-PAN Buleleng langsung beraksi.
Dikoordinir Putu Rieka Nurhaeni selaku ketua, Dewas Perumda-PAN Buleleng yang ditunjuk sebagai Plt. Direksi Perumda-PAN Buleleng telah mengumpulkan seluruh Kepala Unit Pasar yang ada di Kabupaten Buleleng untuk mengikuti rapat konsolidasi.
“Hari ini, berselang satu hari kami selaku dewas yang ditunjuk bapak bupati selaku Plt. Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama telah melaksanakan rapat konsolidasi bersama seluruh kepala unit pasar,” tandas Rieka Nurhaeni selaku Plt. Direktur Utama (Dirut) usai rapat konsolidasi di Ruang Rapat Perumda-PAN Buleleng.
Didampingi Komang Agus Rudi Indra Laksamana selaku Sekretaris Dewas dan Putu Satriana selaku anggota dewas, Rieka yang juga Asisten I Setda Buleleng menegaskan konsolidasi merupakan langkah awal Dewas yang ditunjuk bupati selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) sebagai Plt. Direksi Perumda PAN Buleleng untuk memastikan layanan tidak terganggu.
“Melalui rapat konsolidasi ini kami lakukan pendekatan, menjalin koordinasi dan komunikasi secara terbuka bersama jajaran Perumda Pasar Argha Nayottama,” jelasnya.
Dengan koordinasi,komunikasi dan keterbukaan dengan tetap mengacu pada norma-norma yang berlaku, diharapkan hubungan antara karyawan satu dengan yang lainnya bisa harmonis.
“Dengan hubungan yang baik, kita harapkan karyawan bisa melakukan tugas masing-masing, karena tugasnya kan beda-beda dan yang kita utamakan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.
Berikutnya, Rieka Nurhaeni menandaskan Plt. Direksi Perumda-PAN Buleleng yang diberikan waktu selama 90 hari untuk melakukan penyehatan sudah membuat ‘scedule’, rencana kerja sampai dengan ditetapkannya Direksi Perumda-PAN Buleleng definitif hasil seleksi Bagian Ekbang Setda Buleleng oleh KPM.
“Kami sebagai Plt. Direksi juga sudah memiliki time scedule, untuk tahapan penyelesaian secara teknis, hal-hal yang menjadi kendala, permasalahan yang terjadi di Perumda ini. Dengan tetap mengutamakan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat, kami berharap bisa secepatnya menggali dan mendapatkan solusi terbaik terhadap apa yang menjadi permasalahan, hambatan layanan di Perumda ini,” terangnya.
Ia juga berharap semua pihak mendukung upaya penyegaran dan penyehatan Perumda-PAN Buleleng sehingga dapat memberi layanan terbaik bagi pedagang dan masyarakat sebagai wujud kontribusi dalam pembangunan sektor perekonomian di Kabupaten Buleleng. (kar/jon)








