
TABANAN – Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi pada musim hujan dan angin kencang saat ini.
Masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi cuaca dari sumber terpercaya serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak.
“Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan petir dan angin kencang karena berisiko terjadi pohon tumbang dan membahayakan keselamatan,” imbau Bupati Sanjaya, Selasa (24/2/2026).
Masyarakat juga dihimbau untuk mewaspadai potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor dengan mengamankan barang-barang penting serta menyiapkan tas darurat berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, dan air minum.
Catat dan simpan nomor layanan darurat seperti BPBD, Basarnas, dan layanan kesehatan terdekat untuk mengantisipasi keadaan darurat.
“Masyarakat kami imbau tetap tenang, siaga, dan disiplin dalam menjaga keselamatan diri serta lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Sementara itu, berbagai bencana terjadi di Tabanan terutama tanah longsor dan pohon tumbang. Juga terjadi jalan dan jembatan jebol karena terjangan air bah. Seperti Jembatan alternatif Yeh Otan yang menghubungkan Antap dengan Soka di Selemadeg. Serta Jembatan Sambuk yang menghubungkan Banjar Munduk Pakel, Gadung Sari, Selemadeg Timur dengan Banjar Pegubugan Kauh, Desa Pesagi, Penebel.
Juga terjadi tanah longsor di Banjar Kikian, Desa Pupuan Sawah yang menutup akses jalam dari Bajera menuju Wanagiri. Begitu juga longsor yang menutup jalan Desa Belimbing dengan Desa Jelijih Punggang, Pupuan. (jon)








