
TABANAN – Badan Rumah Sakit Umum (BRSU) Tabanan bukan hanya menyiapkan ruangan isolasi dan penanganan pasien Covid-19. Tetapi kini telah menyiapkan ruangan isolasi penapisan. Ruangan ini disiapkan bagi pasien umum agar dapat dilakukan screaning dan penanganan awal sebelum dites Covid-19. Hal sebagai upaya agar tidak terjadi penularan kepada pasien lain dan tenaga kesehatan.
“Secara keseluruhan ruangan ini fasilitas kamar penapisan sudah kami siapkan. Begitu pula dengan tenaga medis. Daya tampung dari ruangan penapisan ini sebanyak 36 tempat tidur,” ungkap Kabid Pelayanan Medik yang juga Plt. Wadir Pelayanan BRSU Tabanan dr. Gede Sudiarta yang didampingi Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, Minggu (29/11/2020).
Dia mengaku ruangan isolasi penapisan memang dibutuhkan rumah sakit saat ini di tengah pandemi Covid-19 yang penularan masih massif dan belum terkendali. Agar pasien baru datang dengan pasien lainnya yang telah dirawat di BRSU Tabanan tidak berbaur. Kemudian juga upaya mencegah penularan Covid-19 bagi tenaga medis di rumah sakit.
“Kami sekarang tidak begitu khawatir begitu pasien datang. Langsung masuk ruang isolasi penapisan pasien sudah diberikan perawatan tanpa menunggu hasil rapid dan swab,” ucapnya.
Menurutnya, ruangan isolasi penapisan juga akan menampung pasien bagi ibu dan anak. Sejatinya fungsi dari ruangan penapisan semacam scereaning awal. Memeriksa gejala klinis pasien, seleksi ketat pasien dan melihat gejala riwayat perjalanan pasien. Sebelum mereka dipindahkan ke ruang perawatan lainnya, sambil menunggu hasil rapid maupun swab test.
Bila dalam perawatan nanti di ruangan isolasi penapisan, pasien umum yang baru datang hasil rapid test pasien reaktif, maka secara otomatis dilanjutkan ke test swab. Hasil swab positif maka pasien tersebut akan dipindahkan secara langsung ke ruangan isolasi Covid-19. “Kalau hasil rapid test non rekatif dan swab test negatif, pasien tersebut akan dipindahkanke ruang perawatan biasanya,” jelasnya.
Dengan adanya ruangan penapisan ini. Pihaknya di rumah sakit Tabanan menyiapkan dua tim medis. Ada tim medis yang menangani khusus pasien Covid-19 dan Tim Pengendali Pelayanan Covid-19.
“Ruangan penapisan ini juga akan merawat pasien rujukan yang siap dilakukan operasi dan pasien dengan kondisi infeksi pari-paru dan gejala klinis penyakit bawaan. Jadi warga tidak perlu khawatir datang ke rumah sakit,” pungkasnya. (jon)








