
TABANAN – Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, aktivitas masyarakat termasuk di Tabanan meningkat tajam. Hal ini juga akan berdampak pada penggunaan air bersih yang disuplai Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) untuk puluhan ribu pelanggan. Diperkirakan ada peningkatan penggunaan air mencapai 25 persen dari hari biasa.
Plt Kabag Langganan I Made Pande Surdika didampingi Kasubag Humas Perumda Tirta Amertha Buana I Putu Wahyu Untung Suardana mengungkapkan, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dan siap untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat Tabanan saat Hari Raya Galungan sampai Kuningan.
“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, diperkirakan ada kenaikan penggunaan air saat hari raya Galungan dan Kuningan , itu sudah kami antisipasi,” ungkap Pande Surdika, Rabu (12/11/2025).
Dikatakan, pasokan air Perumda Tirta Amertha Buana masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat meski ada peningkatan volume penggunaan air. Selain itu, pihaknya juga melakukan berbagai upaya agar aliran air ke pelanggan dapat berjalan dengan lancar. Salah satunya dengan melakukan flushing atau pembersihan jaringan pia baik primer sampai sekunder secara berkala.
“Flushing rutin dilakukan untuk membersihkan pipa dari endapan lumpur, agar air lancar dan kali ini akan dilakukan keseluruhan secara bergantian,” jelasnya.
Hal lain yang juga menjadi atensi yakni mencegah terjadinya jaringan pipa baik primer, sekunder sampai tersier yang ke rumah pelanggan. Pengecekan dilakukan dua kali seminggu untuk memastikan tidak ada kebocoran pipa yang akan berpengaruh pada pasokan air ke pelanggan.
“Pengecekan kebocoran rutin dilakukan selain dari laporan dari masyarakat. Semua tim teknis siaga,” imbuhnya
Yang juga menjadi antisipasi, yakni kemungkinan pipa putus karena bencana alam. Apalagi, saat ini musim hujan sangat rawan terjadi longsor dan mengenai pipa Perumda TAB sehingga pasokan air terganggu.
“Kebanyakan jalur pipa di pinggir sungai , sehingga sangat rawan terjadi bencana dan pipa putus, itu terus kami pantau,” tandasnya.
Terlepas dari hal tersebut, imbuhnya, meskipun pelaksanaan Gebyar telah usai, Perumda Tirta Amertha Buana Tabanan tetap membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat yang belum memiliki layanan air bersih.
Perumda Tirta Amertha Buana siap melayani masyarakat yang belum memiliki sambungan air bersih (sesuai dengan ketentuan yang berlaku), baik yang berada di wilayah Kota Tabanan, Kecamatan Kediri, ataupun yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan. Kami juga mengajak para pengembang perumahan, villa, maupun hotel di Tabanan untuk menjadi pelanggan Perumda Tirta Amertha Buana.
“Melihat minat untuk berinvestasi di Tabanan yang semakin berkembang positif, kami berkomitmen untuk memberikan layanan air bersih yang telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM),” ucapnya.
Air bersih yang didistribusikan oleh Perumda Tirta Amertha Buana terjamin kualitasnya, karena secara rutin dilakukan uji laboratorium. Kontinuitas pasokan air pun senantiasa dijaga, dan apabila terjadi gangguan, tim teknis yang siaga akan segera melakukan perbaikan agar layanan dapat kembali normal secepatnya.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan gangguan jaringan seperti kebocoran pipa dan sejenisnya. Tidak hanya menerima keluhan, Perumda TAB juga sangat terbuka terhadap saran dan masukan dari masyarakat demi kemajuan,” pungkasnya. (jon)








