
BADUNG – Sehari pasca insiden amblasnya permukaan jalan pada Selasa (26/8/2025), Jalan Poppies I tampak ditutup sementara untuk dilintasi kendaraan bermotor. Penutupan dilakukan pada beberapa meter, timur akomodasi wisata Masa Inn Hotel.
Terpantau pada Rabu (27/8/2025), tidak sedikit kendaraan yang tampak harus putar balik. Sementara pejalan kaki termasuk wisatawan, masih diperkenankan melintas meski harus melipir di sisi selatan jalan.
Penutupan tampak dilakukan lantaran bagian jalan yang amblas sedang tersentuh perbaikan. Area tersentuh ditandai dengan menggunakan jaring proyek.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, I Gusti Ngurah Made Suardika memastikan, atensi sudah diberikan terhadap peristiwa yang menerpa jalur pariwisata berstatus jalan kabupaten itu. Pengecekan telah dilakukan sesaat setelah peristiwa terjadi pada Selasa (26/8/2025).
“Pengecekan sudah kami lakukan kemarin. Hasilnya, memang terjadi jalan jebol dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar 2 meter. Dengan kedalaman berkisar antara 2 hingga 2,5 meter,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, penanganan akan dilakukan oleh pihak proyek akomodasi wisata sekitar. “Dia yang akan menangani itu, baik itu mengurug maupun memperbaiki itu,” ungkapnya.
Namun demikian, itu tidak serta merta bisa langsung dilakukan. Karena harus menunggu terlebih dahulu perbaikan terhadap utilitas bawah tanah yang juga rusak. “Di sana ada pipa-pipa, seperti pipa saluran DSDP dan pipa PDAM. Jadi itu akan diperbaiki terlebih dahulu oleh masing-masih pihak. Setelah itu baru dilanjutkan pengurugan dan perbaikan,” sebutnya.
Apakah jebolnya jalan itu berkaitan dengan aktivitas proyek sekitar? Ditanya demikian, Suardika menyebut tidak berani menuduh. Namun dipastikan dia, jebolnya badan jalan paving itu akibat adanya rongga di bawah jalan.
Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Badung juga menyampaikan hal serupa. Selain badan jalan, pihaknya juga memastikan saluran drainase di bawah jalan tidak tersumbat. “Koordinasi juga sudah kami lakukan dengan Bidang Tata Ruang. Dipastikan proyek di sebelah itu sudah ada izin,” sebutnya. (adi)








