
BULELENG – Rektor Undiksha Singaraja Prof. Dr. I Wayan Lasmawan bersama civitas akademika Undiksha Singaraja sambut 4.735 mahasiswa baru dari berbagai provinsi di Indonesia.
Selain pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman yang dijalankan dengan harmoni, sesuai tema ‘Unity in Harmony, Undiksha Berdampak’, Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026 juga diharapkan tidak sekadar pengenalan kampus, tapi juga menjadi momentum pembentukan karakter, penanaman nilai kebersamaan, serta dorongan nyata untuk berkarya.
“Tema ini mencerminkan arah dan harapan Undiksha agar PKKMB yang berlangsung sampai 17 Agustus 2025 tidak hanya berisi sosialisasi berbagai hal edukatif, tetapi juga mengajak mahasiswa untuk mengenal Undiksha lebih dekat sebagai tempat awal menempuh pendidikan tinggi,” tandas Prof Lasmawan saat membuka kegiatan di Lapangan Kampus Tengah Undiksha Singaraja.
Prof Lasmawan yang mengapresiasi kehadiran 4.735 mahasiswa baru sebagai bukti Undiksha semakin bertumbuh, menapak kemajuan baik dari sisi prestasi maupun kepercayaan masyarakat berharap pelaksanaan PKKMB tidak hanya bebas dari tindak kekerasan maupun pembulian,tapi juga harus lebih humanis dan mampu membangun ikatan emosional antara mahasiswa dengan kampus.
“Sebagai pimpinan saya merasa tersanjung, merasa berbangga, karena dalam dua tahun ini Undiksha semakin bertumbuh,menapak kemajuan, baik dari sesi prestasi maupun kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu, ijinkan saya mengucapkan terimakasih kepada adik-adik, mahasiswa baru Undiksha dan orang tua kalian, yang mempercayakan kepada Undiksha, untuk kalian dididik, dibina, dilatih dan dikembangkan kompetensinya. Sekali lagi, terimakasih dan mari bersama-sama kita jaga kebesaran, kebaikan dan integritas dari Undiksha sebagai lembaga yang kita cintai bersama,” tegasnya.
Kepada 4.735 orang mahasiswa baru, sarjana dan non sarjana yang memilih, mengurai dan mamahat masa depannya di Undiksha, Prof. Lasmawan juga berpesan agar menjalani pendidikan dengan baik dan memahami makna gerakan Diktisaintek Berdampak.
“Camkan pesan saya ini, ukirlah prestasimu dengan tinta keemasan dalam versi terbaikmu di Undiksha, karena Undiksha akan memberikan yang terbaik untuk masa depan kalian,” tegasnya.
Sementara kepada panitia pelaksana, baik pada level rektorat maupun fakultas, Lasmawan menekankan agar selama kegiatan PKKMB tidak ada tidak kekerasan, intimidasi dan pembulian.
“Saya berpesan kepada semua panitia, saya tidak ingin melihat, mendengar, bahwa PKKMB Undiksha tahun 2025 diisi dengan kekerasan, diwarnai intimidasi, diiringi dengan pembulian. Lakukanlah PKKMB ini, betul-betul dalam wadah pengenalan Undiksha kepada warga barunya yang berjumlah 4.735 orang, agar mereka tidak merasa salah pilih. Bahwa Undiksha adalah tempat yang terbaik, mari ubah paragdigma PKKMB itu, untuk lebih humanis, untuk lebih mengedapankan bagaimana pembinaan mental dan moral itu dalam marwah kemanusiaan, bukan marwah senioritas,” pungkasnya. (kar/jon)








