
TABANAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tabanan akan segera melengkapi Lapangan Alit Saputra Dangin Carik dengan fasilitas videotron. Penambahan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tabanan untuk memperkuat fungsi lapangan sebagai ruang publik yang informatif, nyaman, dan multifungsi.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menilai keberadaan videotron tidak hanya akan memperindah tampilan kawasan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan serta fungsionalitas ruang publik tersebut.
“Videotron ini menjadi bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan Tabanan Era Baru, salah satunya adalah dalam menghadirkan fasilitas publik yang modern dan informatif. Harapannya, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung, baik dari sisi kenyamanan maupun kemudahan dalam memperoleh informasi publik, bahkan nanti bisa dipakai untuk nonton bareng” ujar Bupati Sanjaya.
Sekretaris Diskominfo Tabanan I Gusti Putu Winiantara tak menampik soal Pemkab Tabanan yang berencana membangun papan reklame atau videotron pada ruang-ruang publik. Untuk memaksimalkan penyampaian informasi publik kepada masyarakat.
Lokasi pembangunan videotron ini nantinya berada di tiga titik. Diantaranya di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, lokasi perempatan patung Wisnu Murti di Jalan By Pass Ir. Soekarno Tabanan dan lokasi perbatasan wilayah Kabupaten Tabanan dengan Kabupaten Jembrana di Desa Selabih, Selemadeg Barat. Sebelumnya sudah dipasang di Perempatan Jalan Pahlawan depan Kantor Bupati.
Lokasi yang pertama kali dibangun videotron adalah di Lapangan Alit Saputra di Tabanan sesuai rencana dan desain awal. Baru selanjutnya ke dua lokasi yakni perempatan patung Wisnu Murti di Jalan By Pass Ir. Soekarno Tabanan dan lokasi perbatasan wilayah Kabupaten Tabanan dengan Kabupaten Jembrana di Desa Selabih, Selemadeg Barat.
“Tahap pertama terlebih dahulu kami bangun di Lapangan Alit Saputra untuk pemasangan videotron. Videotron dipasang di bagian timur utara lapangan,” ungkapnya, Selasa (20/5/2025).
Menurutnya, berbagai pertimbangan yang mendasar sehingga harus dibangun videotron di ruang terbuka hijau Lapangan Alit Saputra. Yakni karena melihat kondisi Lapangan Alit Saputra yang selalu dipadatai pengunjung datang berolahraga dan berekreasi. Tidak kurang dari 5 sampai 6 ribu per hari masyarakat meramaikan lapangan ini.
“Dengan asumsi orang sebanyak itu datang, sehingga pihaknya melihat tempat itu sangat strategis untuk menyampaikan informasi pembangunan pemerintah, layanan publik hingga pembangunan lainnya kepada masyarakat,” kata mantan Kabag Prokopim ini.
Kemudian penyampaian informasi publik kepada masyarakat akan lebih tersampaikan karena masyarakat bisa melihat setiap tayangan dalam durasi yang sangat lama. Berbeda dengan di pinggir jalan, durasinya sangat singkat antara 30-60 detik saja.
“Ini yang menjadi kajian kami di daerah untuk lebih memaksimal informasi publik kepada masyarakat. Dengan memilih pemasangan papan reklame digital videotron di lapangan alit saputra. Akan lebih lama dilihat,” bebernya.
Disisi lain videotron tidak sekedar untuk penyampaian informasi publik, tetapi dapat digunakan untuk nonton bareng sepakbola atau event-event lainnya.
Pembangunan videotron ini akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 3 miliar dengan pembangunan pembangunan sudah mulai dilakukan pada. Bahkan untuk pemasangan pondasi sudah dilakukan yang pengerjaan saat malam hari.
“Pembangunan videotron di lapangan Alit Saputra juga untuk mendukung program smart city Pemkab Tabanan,” pungkasnya. (jon)








