
TABANAN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabanan mengumumkan hasil seleksi administrasi dan rekam jejak seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), Senin (30/3/2026) malam.
Dari total 21 pelamar yang memperebutkan tiga posisi kepala dinas dan satu sekretaris dewan, sebanyak 20 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, sementara satu pelamar gugur.
Pelamar yang tidak lolos yakni I Komang Dartawan, peserta dari luar Tabanan yang melamar posisi Sekretaris DPRD. Sisanya, 20 pelamar akan melanjutkan ke tahapan berikutnya dengan persaingan nilai yang tergolong ketat yang merupakan pejabat eselon IIIA seperti Sekretaris, Kepala Bagian ataupun camat. Bahkan ada tujuh Camat yang ikut bersaing
Pada formasi Sekretaris DPRD Tabanan, dari tujuh pelamar, enam dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Hasil penilaian rekam jejak menempatkan I Made Surya Dharma dan I Wayan Budi Artana di posisi teratas dengan nilai 80.
Empat peserta lainnya, yakni I Wayan Adi Astrawan, I Putu Pande Ariawan, I Putu Agus Hendra Manik Mastawa, dan I Putu Adi Supraja, masing-masing mengantongi nilai 75.
Untuk jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, seluruh empat pelamar dinyatakan lolos administrasi. I Wayan Wiratma memimpin dengan nilai 80, disusul I Gede Ketut Suyana Putra dan I Made Darmawita dengan nilai 75, serta Ida Bagus Putra Sutrisna dengan nilai 70.
Sementara itu, pada seleksi Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja, lima pelamar dinyatakan memenuhi syarat.
Ketiga kandidat yakni I Gede Gusnawa Putra, Wendhy Wijayanto, dan I Gusti Kade Dwipayana sama-sama berada di peringkat teratas dengan nilai 70. Dua peserta lainnya, I Gede Nengah Sugiarta dan I Gusti Putu Winiantara, memperoleh nilai 65.
Di posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, seluruh lima pelamar juga lolos administrasi. Nilai tertinggi diraih I Gde Made Partana dengan skor 90, diikuti I Gusti Ngurah Adi Gunarsa, 80, I Wayan Budhiarsana, 75, I Gede Adnyana, 70, dan Dewa Gede Antakesuma, 60 point.
Kepala BKPSDM Tabanan, I Nyoman Sastera Wibawa, menyatakan seluruh peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia seleksi.
“Setelah proses seleksi administrasi, satu pelamar untuk jabatan Sekwan gugur tidak memenuhi syarat,” katanya Selasa (31/3/2026).
Dia menjelaskan, dalam seleksi ini, panitia melibatkan unsur Sekretariat Daerah Kabupaten Tabanan, Kepala BKPSDM Provinsi Bali, dua akademisi dari Universitas Udayana, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Tabanan.
“Keterlibatan berbagai unsur ini bertujuan menjamin proses seleksi berjalan profesional dan independen,” tandasnya.
Selain itu, juga melibatkan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali dalam pengawasan dan pemantauan. Bahkan pada tahapan assessment test, Ombudsman diundang secara langsung guna memastikan proses berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Saat ini, proses seleksi memasuki tahapan assessment test yang dijadwalkan berlangsung pada 1 April 2026 di UPTD Pengembangan Kompetensi Pegawai BKPSDM Provinsi Bali. Jadi Tahapan ini menjadi salah satu penilaian penting untuk mengukur kompetensi manajerial dan teknis peserta,” jelasnya.
Selanjutnya mantan Kabag Umum ini menambahkan peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tahapan penulisan makalah dan wawancara akhir sebelum penetapan kandidat terpilih.
“Tes wawancara akan dilaksanakan 7 April 2026. Selanjutnya pengumuman hasil assessment dan hasil akhir seleksi dijadwalkan 9 April 2026,” pungkasnya. (jon)








