
BULELENG – Tingginya aktivitas wisata di kawasan Handara Golf & Resort Bali menuntut kesiapan sumber daya manusia, tidak hanya dalam hal pelayanan, tetapi juga dalam menghadapi situasi darurat medis.
Menjawab kebutuhan tersebut, tim dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) serta Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) serta sanitasi dan higiene bagi pegawai Handara Golf & Resort Bali.
Kegiatan yang telah dilaksanakan pada Kamis (27/11/2025) itu diikuti oleh kurang lebih 30 orang pegawai. Pelatihan difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menangani kondisi kegawatdaruratan medis, khususnya henti jantung mendadak, yang berpotensi terjadi di kawasan wisata dengan tingkat aktivitas fisik dan kunjungan yang tinggi.
Sebagai Ketua Tim PKM, dr. Sri Ratna Dewi, M.Sc., Sp.PK menyampaikan bahwa penguatan kapasitas pegawai destinasi wisata merupakan bagian penting dari konsep kesehatan pariwisata. “Destinasi wisata yang aman dan sehat, tidak hanya bergantung pada fasilitas yang dimiliki, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusianya. Pelatihan BHD ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan wisatawan maupun pekerja,” ujarnya.
Untuk diketahui pula, Pelatihan BHD disampaikan oleh dr. I Wayan Suwarna, Sp.B-FICS dengan pendampingan dr. Sri Ratna Dewi, M.Sc., Sp.PK sebagai fasilitator. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan teori dan praktik langsung Resusitasi Jantung Paru (RJP), pengenalan tanda-tanda kegawatdaruratan, serta simulasi penanganan korban di lingkungan kerja. Dengan pendekatan yang aplikatif ini, peserta diharapkan mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat sebelum bantuan medis lanjutan tiba.
Selain pelatihan, kegiatan PKM juga dilengkapi dengan penyerahan hibah paket Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) kepada pihak Handara Golf & Resort Bali. Hibah ini diberikan sebagai bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan kerja, sehingga penanganan awal pada kasus-kasus darurat seperti luka ringan, cedera, maupun kondisi kegawatdaruratan lainnya dapat dilakukan dengan lebih optimal.
Selain Pelatihan BHD, kegiatan PKM ini juga memberikan edukasi mengenai sanitasi dan higiene pangan, khususnya bagi pegawai yang bertugas di area kitchen dan pelayanan tamu. Materi disampaikan oleh Ir. A. A. Made Semariyani, M.Si, yang membahas berbagai topik penting, mulai dari jenis kontaminan atau cemaran pangan (cemaran fisik, biologis, dan kimia), sumber cemaran, risiko cemaran silang antar produk, hingga prinsip pencegahan cemaran dalam pengolahan dan penyajian makanan.
Edukasi ini bertujuan untuk menjaga standar kebersihan dan kesehatan lingkungan kerja, mencegah risiko penularan penyakit, serta mendukung kualitas pelayanan kepada pengunjung dan citra pariwisata Bali sebagai destinasi wisata yang aman dan sehat.
Kegiatan PKM di Handara Golf & Resort Bali ini sejalan dengan visi dan misi FKIK Unwar, khususnya dalam pengembangan kedokteran pariwisata sebagai salah satu keunggulan institusi. Melalui pengabdian langsung di sektor pariwisata, FKIK Unwar berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat di kawasan destinasi wisata.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDGs tujuan ke-3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi kegawatdaruratan medis, SDGs tujuan ke-6 (Clean Water and Sanitation) melalui edukasi sanitasi dan higiene, serta SDGs tujuan ke-8 (Decent Work and Economic Growth) dengan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif di sektor pariwisata.
Para peserta menyambut positif kegiatan ini dan berharap pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan pekerjaan kami sehari-hari, terutama dalam menghadapi situasi darurat,” ungkap salah satu peserta.
Melalui kegiatan PKM ini, FKIK Unwar menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan pariwisata Bali yang sehat, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sektor pariwisata. (adi)








