
BADUNG – Lampu tulisan “KUTA BEACH” ikut menjadi korban fenomena cuaca buruk. Kerusakan parah terjadi, setelah angin kencang menerpa pada Selasa (20/1/2026) malam.
Mengetahui adanya dampak tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung langsung bergerak melakukan perapian. Atas kerusakan dialami, tulisan yang menjadi salah satu ikon baru di Pantai Kuta itu terpaksa dibongkar. “Paginya kami ketahui, langsung kami eksekusi pembersihan,” ungkap Plt Kepala Dinas PUPR Badung, AA Rama Putra.
Untuk perbaikannya, pria yang akrab disapa Gung Rama ini menyarankan untuk menghubungi Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung. Karena sepengetahuan dia, itu sudah menjadi ranah Dispar Badung.
Sementara terpisah, Kepala Dispar Badung, I Nyoman Rudiarta menyebut bahwa pada saat ini aset tersebut statusnya belumlah diserahkan ke Dispar Badung. Karenanya, dia mengarahkan agar mengkonfirmasi hal tersebut ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Kita menunggu penyerahan. Nanti coba kami koordinasikan dahulu,” singkatnya.
Di sisi lain, Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana berharap agar kerusakan yang terjadi dapat segera diperbaiki. Tentunya dengan kekuatan yang lebih baik, sehingga tidak lagi rusak meski diterpa angin kencang. “Tulisan itu sudah menjadi semacam ikon baru bagi Pantai Kuta. Kami harap itu dapat segera diperbaiki,” harapnya. (adi)








