
TABANAN- Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan lebat, membuat poara nelayan di pantai Pasut, Tibubiu, Kerambitan mengamankan perahu dan alat tangkap ikan ke daratan yang lebih tinggi.
Salah seorang nelayan yang juga mantan Ketua HNSI Tabanan I Ketut Arsana Yasa ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa berdasarkan data dari prakiraan cuaca, bahwa mulai Selasa (20/1/2026) sampai Jumat (23/1/2026) diperkirakan akan terjadi cuaca buruk berupa angin kencang yang menyebabkan gelombang tinggi bisa mencapai 4 meter lebih dari biasanya tertinggi 2,7 meter.
Untuk itu pihaknya mengimbau agar para nelayan tidak melaut selama waktu tersebut, mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari atau tidak pergi ke pantai untuk mandi atau berenang karena sangat berbahaya.
“Empat hari kedepan diperkirakan cuaca buruk gelombang tinggi, mohon nelayan tidak melaut dan masyarakat tidak bepergian ke pantai,” imbau anggota DPRD Tabanan ini, Selasa (20/1/2026).
Sementara itu para nelayan di Pantai Pasut mengevakuasi perahu dan alat tangkap ikan lainnya dari pantai dan dibawa ke lokasi yang lebih tinggi, mengantisipasi gelombang tinggi menerjang. (jon)








