
TABANAN – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga menghadiri sekaligus membuka secara resmi BALA FEST 1, yang dirangkaikan dengan Lomba Baleganjur Ngarap se-Bali dan Bazar UMKM, bertempat di Lapangan Umum Desa Jegu, Penebel, Tabanan, Jumat, (16/1/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh ST. Yowana Eka Murti Baleagung ini menjadi ruang ekspresi seni, kreativitas generasi muda, serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui partisipasi pelaku UMKM lokal.
Turut hadir anggota DPRD Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan, Perangkat Daerah terkait, unsur Forkompimcam Penebel, Perbekel, Bendesa adat dan Ketua Yowana Desa Adat Jegu.
Wabup Dirga menegaskan, bahwa baleganjur bukan sekadar seni tabuh, melainkan identitas budaya yang mencerminkan semangat kebersamaan, disiplin, kreativitas, dan gotong-royong masyarakat Bali, khususnya Tabanan.
“Lomba Baleganjur Ngarap sebagai wadah strategis bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan berkarya tanpa meninggalkan akar tradisi, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya di tengah dinamika perkembangan zaman,” kata Wabup Dirga .
Lebih lanjut, Wabup Dirga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendukung pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah yang sejalan dengan visi pembangunan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).
“Kegiatan BALA FEST dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan menjadi agenda budaya yang membanggakan, tidak hanya sebagai ajang seni, tetapi juga sebagai media memperkuat solidaritas sosial serta memperkenalkan produk-produk lokal melalui bazar UMKM,” pungkasnya.(jon)








