
TABANAN — Salah satu panel yang menjadi plafon gapura megah di perbatasan Tabanan dengan Jembrana jebol sempat menjadi sorotan dan viral karena bisa membahayakan pengguna jalan, Selasa (6/1/2026). Kerusakan tersebut sudah langsung diperbiaki, Rabu (7/1/2026).
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP), Pemkab Tabanan menegaskan bahwa kerusakan tersebut telah ditindaklanjuti. Dinas PUPRPKP melalui Bidang Cipta Karya menyampaikan bahwa panel gapura yang mengalami kerusakan sudah diperbaiki oleh pihak ketiga atau rekanan yang mengerjakan pembangunan gapura tersebut.
Perbaikan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab rekanan sesuai dengan ketentuan dalam kontrak kerja yang telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dan pihak pelaksana.
“Sudah dilakukan perbaikan pihak rekanan,” ungkap Plt. Kadis PUPRPKP Kabupaten Tabanan I Made Dedy Darmasaputra
Dedy Darmasaputra, menjelaskan bahwa setiap bangunan hasil pekerjaan fisik memiliki masa pemeliharaan selama satu tahun setelah pekerjaan dinyatakan selesai. Dalam periode tersebut, segala bentuk kerusakan menjadi tanggung jawab penuh pihak rekanan.
“Bangunan ini masih dalam masa pemeliharaan selama satu tahun. Jadi apabila terjadi kerusakan, maka menjadi kewajiban rekanan untuk memperbaiki sesuai kontrak kerja, tanpa membebani anggaran pemerintah daerah,” jelasnya.
Saat ini, panel gapura yang sebelumnya mengalami kerusakan tersebut telah diperbaiki dan kembali dalam kondisi baik. Pemerintah Kabupaten Tabanan juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif menyampaikan informasi dan masukan melalui media sosial sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap pembangunan daerah.
Pemkab Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas infrastruktur daerah serta memastikan setiap pekerjaan fisik dilaksanakan sesuai standar teknis, spesifikasi, dan ketentuan yang berlaku demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. (jon)








