
DENPASAR – Pentingnya peduli kesehatan masyarakat, Yayasan Sudamala Bumi Insani Sabtu(18/10) kembali menjalin kolaborasi dengan Yayasan Bali Pink Ribbon dalam program bertema “Langkah Harapan” yang menekankan pentingnya edukasi kesehatan dan deteksi dini kanker payudara.
Kegiatan yang dilaksanakan di area Sudamala Resort Sanur ini meliputi seminar kesehatan, pemeriksaan payudara gratis (SADARI & SADANIS), serta sesi berbagi pengalaman penyintas kanker payudara. Program ini dihadiri oleh masyarakat umum, karyawan Sudamala Resort, serta perwakilan komunitas perempuan dari wilayah Denpasar dan sekitarnya.
“Edukasi kesehatan merupakan pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan sejahtera. Kami percaya bahwa melalui pengetahuan yang tepat, kita dapat mencegah banyak hal sebelum terlambat,” ujar I Wayan Suwastana, Commercial Director Sudamala Resort, yang juga turut mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sudamala Bumi Insani Sri Nuka,menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menghadirkan program sosial berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada pelestarian budaya dan lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi kesehatan.
“ini adalah sesuai visi dan misi kami,dimanapun Sudamala resort berada selalu memperhatikan tiga hal, yaitu menjaga kelestarian budaya,menjaga kelestarian lingkungan serta peduli terhadap sesama,imbuhnya.
Perwakilan Yayasan Bali Pink Ribbon, Nancy, menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini. “Sudamala Bumi Insani menunjukkan kepedulian nyata dengan memberikan ruang bagi masyarakat untuk belajar, berdiskusi, dan memeriksa kesehatan secara langsung. Edukasi seperti ini sangat penting agar perempuan Bali lebih berani dan sadar akan pentingnya deteksi dini kanker payudara,” ungkapnya.
Menambah makna kegiatan ini, salah satu penyintas kanker payudara, turut berbagi kisah inspiratifnya.
“Saya dulu takut memeriksa diri, tapi justru karena pemeriksaan dini, saya bisa melewati masa sulit ini. Pesan saya sederhana: jangan takut tahu kondisi diri sendiri, karena mengetahui lebih awal bisa menyelamatkan hidup,” tuturnya penuh haru.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, pemeriksaan kanker payudara gratis ini akan berlanjut ke Labuan Bajo, Flores, pada tanggal 24 hingga 25 Oktober mendatang, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak perempuan di daerah timur Indonesia untuk memperoleh akses pemeriksaan dan edukasi kesehatan yang layak.
Melalui kegiatan bersama ini, kedua yayasan berharap masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan adalah investasi masa depan, dan bahwa semangat untuk peduli pada diri sendiri adalah bentuk kasih sayang tertinggi untuk keluarga dan sesama. (wb3)








