
BADUNG – InJourney Airports bersama PT Sarinah (InJourney Retail) berkolaborasi mempercepat pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Bali. Di wilayah Kabupaten Bali, ada tiga desa yang jadi sasaran, yakni Desa Bongkasa Pertiwi, Kutuh, dan Paguyangan.
“InJourney Airports sebagai pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali bersama Sarinah yang memiliki pengalaman luas di bidang kreatif, UMKM serta ritel, berkolaborasi memajukan Koperasi Desa Merah Putih di Bali melalui program InJourney Creativity House,” ungkap Direktur Human Capital InJourney Airports, Adi Nugroho, belum lama ini.
Kata dia, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas koperasi agar semakin memiliki daya saing untuk mendorong perekonomian desa. “Ini menjadi upaya kami untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” imbuhnya.
Senada dengan itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (API) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menjelaskan, melalui kolaborasi tersebut, dilaksanakan pelatihan intensif bertajuk InJourney Creativity House selama 2 hari bagi 40 pengurus dan anggota KDMP.
Mereka dibekali pengetahuan tentang standardisasi produk (bahan baku, desain, finalisasi, hingga packaging), strategi pemasaran offline & online, branding produk, teknik komunikasi bisnis & storytelling produk, customer service & penanganan keluhan, serta literasi keuangan & pelaporan keuangan koperasi.
Namun demikian, dia menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan itu bukan sekadar pelatihan. Melainkan merupakan sebuah langkah nyata dalam mewujudkan komitmen Injourney Group, untuk turut mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Kami percaya, melalui InJourney Creativity House, anggota KDMP mampu meningkatkan kemampuannya dalam mengelola usahanya dengan lebih professional dan lebih baik, sehingga dapat memaksimalkan potensi produk agar dapat memperluas pasar ke seluruh nusantara dan bahkan membuka akses ke pasar global.
Pada akhirnya, dengan peningkatan kapabilatas pengelolaan usaha akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya.
Untuk diketahui pula, dukungan InJourney Airports dan Sarinah tidak hanya sebatas pelatihan selama 2 hari saja. Namun mencakup monitoring dan kurasi setiap tiga bulan sehingga diharapkan koperasi dapat mencapai target secara konsisten. Ke depannya, InJourney Airports sebagai bagian dari Holding InJourney akan menggelar program InJourney Creativity House di berbagai daerah lainnya. (adi)








