
BADUNG – Pemberitaan media asing mengenai temuan sampah jarum suntik di Pantai Legian, benar-benar telah membuat geger. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung bersama-sama dengan Lurah Legian, turun langsung melakukan pengecekan lapangan, Senin (28/7/2025).
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, I Nyoman Sumantra membenarkan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan dan pencarian informasi di lokasi. Berdasarkan informasi dari pedagang sekitar (mengacu foto beredar), bahwa sebelumnya sempat ada orang asing yang menitipkan satu kresek sampah. Namun untuk isinya, itu tidak diketahui.
“Jadi ada beberapa kemungkinan. Pertama, itu tidak terjadi di Legian. Karena berdasarkan foto sampah yang berserakan itu pasirnya berwarna hitam. Dan saat ini musim angin timur, dimana sampah di Pantai Legian sangat minim. Kedua, itu merupakan limbah vaksinasi anjing liar oleh komunitas tertentu dan ini tidak pernah ada pendampingan dari pihak pengelola pantai. Ketiga, itu adalah sampah yang dibawa dari luar ke Legian, dan difoto di Legian,” ungkapnya dihubungi via ponsel.
Jika itu benar merupakan temuan yang berserakan di Pantai Legian, sambung dia, maka itu dipastikan sudah langsung dilaporkan ke pengelola pantai. “Hasil komunikasi kami, jangankan limbah jarum suntik, jika pedagang menemukan popok bayi di kawasan pantai, itu pasti sudah langsung dilaporkan ke pengelola,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Legian Putu Eka Martini menuturkan, berdasarkan hasil komunikasi dengan pengelola dan pedagang pantai, tidak pernah ditemukan sampah jarum suntik di Pantai Legian. Bahkan, laporan temuan sampah semacam itupun tidak pernah ada. “Kami tahunya dari informasi di media sosial saja. Sampai saat ini, belum pernah ada laporan mengenai temuan sampah seperti itu,” ungkap Eka, Senin (28/7).
Berkenaan dengan hal tersebut, Eka mengimbau para pedagang untuk lebih peduli dengan lingkungannya. Dan segera melaporkan hal-hal nyeleneh ataupun mencurigakan yang terjadi di kawasan pantai. “Pedagang juga sudah kami tekankan, jika ada yang nitip sampah, maka pastikan isinya bukan hal-hal aneh seperti jarum suntik,” pungkasnya. (adi,dha)








