
BADUNG – PT Angkasa Pura Indonesia (API) selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai, mencatat ada sebanyak 9.276.995 pergerakan penumpang dalam periode bulan Januari – Mei 2025 lalu. Dibandingkan dengan kinerja operasional pada tahun 2024, pertumbuhan tersebut masih terbilang landai.
“Jika dibandingkan dengan kinerja operasional tahun 2024, pertumbuhan lalu lintas penumpang dan pesawat memang masih cenderung landai, yaitu 1 persen untuk peningkatan penumpang, sedangkan pergerakan pesawat naik 0,4 persen,” sebut PGS General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Wahyudi.
Dibeberkan dia, capaian pada lima bulan pertama tahun 2025 itu terdiri dari 5.873.639 penumpang internasional dan 3.403.356 penumpang domestik. Sementara untuk pergerakan pesawatnya yang berjumlah 56.835 pergerakan pesawat, terdiri dari 31.563 penerbangan internasional dan 25.272 penerbangan domestik.
“Namun kami proyeksikan akhir bulan ini (Juni) hingga Agustus Bali akan diramaikan dengan wisatawan yang mengisi waktu libur sekolah maupun libur musim panas. Di bulan Juni juga akan ada penambahan penerbangan baru. Jadi harapan kami trafik dapat terus tumbuh dengan pelayanan yang tetap optimal,” sebutnya optimis.
Diungkapkannya pula, sejauh ini, Mei lalu tercatat menjadi bulan dengan jumlah penumpang penerbangan tertinggi di tahun 2025, dengan capaian 2.040.309 orang. Dari angka tersebut 64 persen atau 1.312.433 orang merupakan penumpang rute internasional (642.328 penumpang datang dan 670.105 penumpang berangkat). Sedangkan untuk penerbangan domestik, berada pada angka 727.876 orang (366.464 penumpang datang dan 361.412 penumpang berangkat).
Singapura, sambung dia, menempati posisi teratas sebagai rute internasional dengan jumlah penumpang terbanyak yakni 254.807 orang (1.083 pergerakan pesawat). Itu kemudian disusul Kuala Lumpur dengan 157.278 penumpang (851 pergerakan pesawat) dan Melbourne sebanyak 98.154 penumpang (507 pergerakan pesawat).
Sedangkan untuk rute domestik, didominasi Cengkareng sebanyak 344.789 orang (2.284 pergerakan pesawat). Selanjutnya disusul Surabaya dengan 114.539 penumpang (787 pergerakan pesawat) dan Labuan Bajo dengan 52.300 penumpang (401 pergerakan pesawat). “Jika dihitung rata-rata selama Mei kemarin, dalam sehari kami melayani lebih dari 65 ribu penumpang. Naik 7 persen dibandingkan dengan rata-rata harian pada waktu normal, kisaran 61 ribu penumpang,” ucapnya. (adi,dha)








