
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng gulirkan kegiatan Wisata Pojok Pustaka di Areal Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno (RTH-TBK) Singaraja.
Selain menggelorakan budaya membaca sejak dini sebagai bagian dari proses penguatan literasi, melalui program sinergis yang dibangun DAPD bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku pengelola RTH-TBK dan Dinas Perhubungan (Dishub) selaku penyedia bus angkutan anak-anak ini juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan gadget yang berlebihan dikalangan generasi muda.
“Kegiatan dengan metode bermain sambil belajar ini merupakan rangkaian peringatan Hari Lahirnya Pancasila ke-80 dan Bulan Bung Karno VII tahun 2025,” tandas Kepala DAPD Kabupaten Buleleng Made Era Oktarini usai menyapa peserta dari TK Eka Dharma dan TK Kartika di Wantilan Pustaka Rai Serimben, Pojok Perpustakaan RTH Taman Bung Karno Singaraja, Selasa (3/6/2025).
Pada kegiatan ini, kata Era, peserta yang dijemput disekolah dan diantar ke RTH-TBK menggunakan Bus Sekolah Dishub Buleleng, tak hanya diberikan pengenalan tentang Pojok Perpustakaan.
“Melalui kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini, kami bersama staf bidang pelayanan perpustakaan juga memperkenalkan buku-buku koleksi serta pentingnya perpustakaan dan budaya membaca sejak dini, serta memberi pemahaman tentang dampak negatif pengunaan gadget berlebihan oleh anak-anak, terlebih tanpa pengawasan dari orang tua,” jelasnya.
Kegiatan dengan melibatkan siswa dari 6 sekolah TK ini juga diharapkan dapat menggugah orang tua untuk membiasakan anak-anaknya membaca buku dan bercerita. Sebagai upaya penguatan literasi anak sejak dini, yang tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis tapi juga memahami, mengolah dan menggunakan informasi sehingga mampu berbahasa, berfikir kritis dan berkomunikasi yang efektif.
Ia menambahkan, selain memperkenalkan buku-buku koleksi Pojok Perpustakaan di RTH Taman Bung Karno, pada rangkaian kegiatan ini juga diputarkan vidio tentang Bung Karno.
“Melalui pemutaran vidio tentang Bung Karno, kita sampaikan kiprah dari Putra Sang Fajar yang lahir dari seorang wanita berdarah Buleleng, Ibu Rai Serimben sebagai Proklamator Kemerdekaan Bangsa Indonesia, dengan harapan dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan jiwa patriotisme generasi muda, sejak usia dini,” tandasnya.
Melalui kegiatan wisata edukatif ini, Era juga berharap orang tua membiasakan anak-anaknya belajar membaca, menulis serta menghitung melalui buku sebagai media agar dapat mengurangi ketergantungan anak-anak dalam menggunakan gadget.
“Karena, buku merupakan alternatif kita sebagai orang tua untuk mengubah pola belajar anak sekaligus mengurangi penggunaan dan ketergantungan terhadap gadget. Ayo, sisihkan waktu, dampingi dan biasakan anak-anak kita membaca,” pungkasnya. (kar/jon)








