
BULELENG – Kehadiran dan komitmen yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh se-Dunia, May Day 2025 di Tugu Monas, mendapat apresiasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Buleleng.
Tak hanya wujud kepedulian pemerintah terhadap buruh yang nota bena merupakan aset bangsa, 4 langkah strategis pemerintah untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan buruh juga diapresiasi sebagai seberkas cahaya yang diharapkan dapat menyinari kaum buruh di Indonesia.
“Kami mengapresiasi apa yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo dan kami berharap itu bukan pepesan kosong yang selalu kami dengarkan sejak dahulu kala,” ungkap Ketua KSPSI Kabupaten Buleleng Luh Putu Ernila Utami usai memimpin rapat evaluasi kegiatan peringatan Hari Buruh se-Dunia, Minggu (4/05/2025).
Ernila menandaskan 4 agenda pemerintah yakni Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, Pembentukan Satuan Tigas PHK, Meninjau kebijakan dan regulasi yang merugikan buruh, serta Mendorong pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan RUU Perampasan Aset patut diapresiasi dan dikawal agar dapat terwujud sesuai dengan harapan.
“Semoga ada tindakan nyata, seperti penghapusan outsourcing dan pertemuan dengan para ketua KSPSI se-Indonesia sebagaimana disampaikan, sebagai wujud tindakan nyata dari pemerintah. Dan memang, iya hal ini harus dikawal bersama, jangan sampai hanya pepesan kosong,” tandasnya.
Ia menambahkan, KSPSI Buleleng juga akan menindaklanjuti hasil monitoring yang dilakukan bersama Disnaker Buleleng terkait adanya hak buruh yang belum tepenuhi, seperti pembayaran gaji sesuai UMK dan kepesertaan JKN serta Jamsostek.
“Kami juga lakukan evaluasi kegiatan MODS May Day untuk kedepan bisa kita sempurnakan,” pungkasnya. (kar/jon)








