
Aparat melakukan evakuasi seorang warga Klumpu yang menceburkan diri ke dalam sumur
KLUNGKUNG – Salah seorang warga Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Ni Kadek Darmini (35) menangis sambil menjerit-jerit dari dalam sumur, Rabu (1/1/2025).
Tangisan Darmini yang menderita keterbelakangan mental di dengar oleh saksi I Nyoman Ariana yang saat itu hendak sembahyang ke pura merajan milik keluarganya.
Awalnya Ariana menduga suara itu adalah suara tape dari salah satu rumah di sebelah sumur.
Saksi merasa penasaran karena suara teriakan dan tangisan itu semakin keras. Saksi mencoba mendekati sumber suara, ternyata berasal dari dalam sumur.
Setelah dicek ternyata ada seorang warga perempuan berada di dalam sumur namun masih dalam keadaan sadar.
Saksi Ariana memanggil warga sekitar minta bantuan untuk menolong. Namun karena keterbatasan alat, serta kondisi korban obesitas dan juga korban tidak mau dievakuasi.
Meskipun saksi dan warga berupaya untuk membongkar bagian atas sumur, namun tetap saja proses evakuasi tidak berhasil dilaksanakan.
Setelah sekitar pukul 08.15 Wita saksi menghubungi pihak kepolisian dan tim basarnas.
Aparat dan petugas basarnas berhasil mengevakuasi Darmini naik dari dalam sumur sekitar pukul 10.20 Wita setelah membujuk yang bersangkutan.
Darmini langsung dibawa ke Puskesmas Nusa Penida III. Dari informasi keluarga dan warga, Kadek sudah empat kali menceburkan diri ke sumur.
Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono seizin Kapolres AKBP Alfons WP Letsoin, menyatakan warga dimaksud berhasil dievakuasi dalam kondisi masih sadarkan diri.
“Informasinya yang bersangkutan menderita keterbelakangan mental,” demikian Agus Widiono. (yan)







