
TABANAN – Polres Tabanan mengintensifkan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) 2024. Fokus utama mencakup pencegahan ancaman teror, pengendalian arus mudik, serta pengamanan tempat-tempat vital.
Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Operasi yang telah digelar Tahun 2024 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Internal Operasi Lilin Agung 2024, Senin (16/12/2024).
Bertempat di Ruang Vicon Polres Tabanan, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP Chandra Citra Kesuma. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.10 Wita ini turut dihadiri Wakapolres, Pejabat Utama (PJU), dan para Kapolsek jajaran Polres Tabanan. Secara virtual, kegiatan ini juga terkoneksi dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Zoom Meeting.
Kapolres Chandra CK menekankan kesiapsiagaan personel Polres Tabanan dalam menghadapi potensi kerawanan selama periode Nataru.
“Kami akan memperketat pengamanan di titik-titik strategis, termasuk tempat ibadah, pusat keramaian, serta jalur-jalur arus mudik dan balik. Langkah pencegahan terhadap ancaman teror menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kabagops Polres Tabanan memaparkan situasi terkini kamtibmas di wilayah Tabanan. Berdasarkan hasil analisis, sejumlah titik dinilai berpotensi menjadi rawan macet dan kerumunan, terutama pada jalur wisata dan pusat kegiatan keagamaan.
“Strategi pengamanan difokuskan pada pengendalian lalu lintas, pengawasan kegiatan masyarakat, serta patroli rutin di area publik dan objek vital,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rapat koordinasi virtual menggarisbawahi kesiapan aparat keamanan di seluruh Indonesia untuk menghadapi lonjakan mobilitas selama libur Nataru.
“Antisipasi ancaman teror harus dilakukan dengan cermat melalui intelijen dan pengawasan lapangan. Selain itu, penjualan bahan peledak akan diawasi ketat guna mencegah potensi penyalahgunaan,” tegasnya.
Kapolri juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi beberapa hari menjelang Natal dan Tahun Baru, dengan peningkatan signifikan pada pergerakan antar pulau. Oleh karena itu, kesiapan personel di jalur transportasi, terminal, dan pelabuhan menjadi perhatian utama.
Dalam penutupan acara, Kapolres Tabanan kembali menginstruksikan jajaran untuk bekerja sama dengan stakeholder terkait guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Nataru.
“Sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat akan menjadi kunci suksesnya Operasi Lilin Agung 2024 di Kabupaten Tabanan,” tutupnya.(jon)








