
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Perumda Swatantra memastikan stok, cadangan bahan pangan pokok (bapok) serangkaian peringatan Hari Suci Natal tahun 2024 dan pergantian tahun 2024 menuju tahun 2025 aman.
Selain cadangan bapok seperti beras, minyak goreng, telor, serta pangan yang dapat memicu inflasi meliputi cabai, bawang merah dan bawang putih, serangkaian dengan Kesiapsiagaan Pelaksanaan Natal tahun 2024 dan Tahun Baru 2025 juga telah disiapkan gabah kering sebanyak 67 ton yang dapat memenuhi kebutuhan hingga akhir Bulan Januari 2025.
“Sesuai arahan Pj. Bupati Buleleng, bapak Ketut Lihadnyana, Perumda Swatantra sebagai bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah, ditugaskan untuk menjaga stok dan stabilitas harga bapok serangkaian Natal tahun 2024 dan Tahun Baru 2025 termasuk antisipasi dampak bencana,” ungkap Direktur Perumda Swatantra Gede Boby Surianto usai memimpin rapat internal di Kantor Perumda Swatantra Buleleng, Selasa (17/12/2024).
Boby menegaskan, Perumda Swatantra bersama Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng serta mitra kerja juga telah menyiapkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk menghadapi situasi darurat/extrem seperti rawan pangan, gejolak harga pangan, bencana alam maupun bencana sosial.
“Strateginya sudah disiapkan, stoknya di Toko Pangan kita, untuk CPPD sebanyak 21,5 Ton, kemudian untuk tambahan ketahanan pangan berupa beras SPHP maupun premium dan lokal kita siapkan sebanyak 40 Ton dan cadangan gabah 67 Ton,” ungkapnya.
Stok bapok pemicu inflasi seperti bawang merah, bawang putih dan minyak goreng juga telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga stabilitas harga.
“Minyak goreng kita siapkan 1000 box atau sekitar 12.000 liter, sementara gabah kering sebanyak 67 Ton disiapkan di Gudang Pangan Jarad, termasuk juga stok bawang merah dan bawang putih untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir Januari 2025,” pungkasnya. (kar/jon)








