
Pembukaan Semarak Pandawa 2024, Jumat (5/7/2024).
BADUNG – Ditandai pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, festival tengah tahun Semarak Pandawa dibuka, di kawasan Pantai Pandawa, Kutuh, Kuta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Membidik potensi pasar masa liburan sekolah, gelaran di tahun kedua itu diharapkan dapat kembali mendongkrak angka kunjungan wisata di Pantai Pandawa.
“Semarak Pandawa adalah festival pertengahan tahun untuk mendukung pariwisata Bali. Festival ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juli 2024. Ini kami laksanakan sekaligus menyambut liburan anak-anak sekolah,” ungkap Ketua Panitia Semarak Pandawa 2024, Ni Luh Hepi Wiradani.
Semarak Pandawa, sambung dia, adalah salah satu ajang promosi sekaligus pemberdayaan masyarakat lokal Desa Adat Kutuh, baik di bidang seni budaya maupun UMKM. Kali ini, Semarak Pandawa turut mendapat atensi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Dispar Bali.
Dimulai pukul 10.00 hingga 19.00 Wita, ada berbagai aktivitas terangkai dalam Semarak Pandawa 2024. Mulai dari parade budaya di hari pembukaannya, pertunjukan tari dan live music, pameran UMKM, zumba, hingga cosplay. Dan untuk diketahui, di setiap harinya, Semarak Pandawa akan ditutup dengan Kecak Fire Dance.
Bekerja sama dengan Bank BPD Bali, Semarak Pandawa juga akan dihiasi ajang lari bertajuk Culture Run atau Colour of Nature Run. Kabarnya, ajang tersebut akan diikuti oleh 2000 orang pelari.
Bukan hanya itu, Semarak Pandawa akan diisi pula dengan sejumlah kegiatan pro lingkungan. Di antaranya seperti bersih pantai dan workshop tentang pengelolaan sampah, serta coral planting.
“Kami pengelola Pantai Pandawa berkomitmen menjaga ekosistem kehidupan laut melalui program penanaman terumbu karang. Ini telah kami laksanakan sehari-hari, dan akan kami sosialisasikan kembali melalui Semarak Pandawa ini,” imbuhnya.
Oleh berbagai suguhan tersebut, angka kunjungan kawasan Pantai Pandawa ditarget mencapai angka 7 – 10 ribu orang di setiap harinya. Target tersebut berada di atas rata-rata harian kunjungan bulan Juli, yang berada pada angka 6 – 7 ribu orang per hari. “Selama Semarak Pandawa ini tidak ada kenaikan harga tiket,” sebutnya memastikan.
Sementara itu, Bendesa Adat Kutuh, I Nyoman Mesir mengungkapkan hal serupa. Kata dia, Semarak Pandawa menyasar potensi pasar di masa liburan sekolah. Namun demikian, Semarak Pandawa juga sekaligus didedikasikan untuk memberikan suguhan yang lebih kepada para pengunjung.
“Harapan kami, pelaksanaan tahun depan bisa lebih semarak lagi,” singkatnya sembari mengatakan bahwa Semarak Pandawa juga merupakan wujud sinergitas bersama pemerintah.
Terpisah Kepala Dispar Bali, Tjok Bagus Pemayun menyebut bahwa Semarak Pandawa merupakan event yang berdampak luas. Bukan hanya terhadap event itu sendiri, melainkan juga kepada masyarakat dan lingkungan.
“Semakin banyak event yang ada di Bali, kami harap wisatawan semakin banyak yang datang ke Bali, memperpanjang masa tinggalnya, dan spend of money-nya juga meningkat,” harapnya. (adi)








