
Pelaksanaan latihan penanganan kecelakaan pesawat serangkaian PKD 115 Tahun 2024 Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kamis (30/5/2024).
BADUNG – Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) 115 Tahun 2024 di Bandara I Gusti Ngurah Rai telah dilaksanakan pada Kamis (30/5/2024). Salah satu skenarionya, berupa kecelakaan pesawat Kintamani Air yang tergelincir dan terbakar di shoulder sisi selatan runway 09 Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dalam skenarionya, kecelakaan terjadi pada saat pelaksanaan perhelatan Bali Air Show 2024 di apron GAT. Namun di sisi lain, pada saat itu aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap berlangsung normal.
Pada pukul 09.30 Wita, sebuah pesawat udara Boeing 777-300 ER rute Denpasar– Singapura dari maskapai Kintamani Air, mengalami pecah roda dan mengakibatkan tergelincir dan terbakar di shoulder sisi selatan runway.
Dalam latihan, para petugas tampak menindaklanjuti kejadian tersebut secara sigap. Baik itu dalam hal komunikasi dan koordinasi ataupun penanganannya di lapangan. Termasuk di dalamnya berkenaan dengan evakuasi ratusan orang person on board (POB), serta pemadaman terhadap kobaran api yang ditimbulkan. Sebagaimana dalam skenario, Aircraft Accident tersebut mengakibatkan 8 orang meninggal dunia, 54 orang luka berat, 86 orang luka ringan, dan 144 lainnya selamat.
Di samping skenario kecelakaan pesawat, dalam PKD tersebut juga dilaksanakan Security Exercise. Skenarionya menggunakan momentum yang sama, yakni Bali Air Show 2024. Dalam latihan tersebut digambarkan adanya aksi demonstrasi dengan masa sekitar 50 orang, yang menolak pelaksanaan Bali Air Show. Latihan tersebut mengambil lokasi di depan pintu pembatas antara Daerah Keamanan Bandar Udara dengan Desa Kelan.
Aksi demonstrasi tersebut juga diskenariokan dibarengi dengan ancaman bom yang dibawa oleh seorang petugas pemotong rumput. Namun keduanya, baik itu aksi demonstrasi maupun ancaman bom, akhirnya berhasil ditanggulangi atas koordinasi apik antara berbagai pihak terkait.
Latihan berikutnya yakni Domestic Fire alias kebakaran domestik di ruang panel Tower Perum LPPNPI Cabang Denpasar pasca terjadinya bencana gempa bumi. Dalam latihan tersebut seluruh petugas tampak melakukan tugas dan fungsinya masing-masing dengan cekatan, termasuk dalam hal pemadaman api maupun evakuasi terhadap korban.
“Kegiatan PKD kali ini kami laksanakan full exercise atau secara penuh. Maksud dan tujuan kami melaksanakan latihan PKD ini adalah untuk menjaga awareness dan kemampuan individu, baik itu security, PKP-PK, maupun operations. Kemudian, di sini kami juga menjaga dan membina kolaborasi antara stakeholders atau mitra kerja yang ada di dalam bandara maupun luar bandara,” ungkap Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wahyudi ditemui sesaat setelah pembukaan PKD 115 Tahun 2024 di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Latihan PKD kali ini, menurut dia, pada dasarnya adalah hampir sama dengan pelaksanaan-pelaksanaan sebelumnya. Karena kembali lagi, latihan tersebut dilaksanakan adalah untuk menjaga kemampuan individu dan kolaborasi bersama stakeholders terkait.
Terpisah, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan mengungkapkan, ada banyak pihak dari komunitas bandara yang turut dilibatkan dalam pelaksanaan latihan tersebut. Karena PKD tersebut dilaksanakan untuk memantapkan kembali kesiapan berbagai pihak dalam menyikapi sebuah peristiwa yang bisa terjadi kapanpun. “Intinya, 24 jam kita beroperasi, kita harus selalu siap. Kapanpun itu terjadi, maka saya akan menghubungi rekan-rekan dari ekosistem bandara, supaya kita pastikan semuanya bisa memberikan bantuan,” singkatnya. (adi,dha)








