
TABANAN – Tujuh Parpol di luar PDIP tengan merancang koalisi besar yang merupakan turunan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) ditambah dengan beberapa partai sehingga menjadi KIM plus. Namun hal tersebut membuat Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya bergeming.
Dikonfirmasi, Ketua DPC PDIP yang juga Bupati Tabanan ini nampak santai menanggapi adanya rencana koalisi besar tujuh Parpol di Tabanan yang akan mengeroyok PDIP pada Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang.
“Santai-santai saja, kita di PDIP (Tabanan) santai-santai saja,” ucapnya via telepon, Senin (20/5/2024) malam.
Sanjaya mengaku, adanya rencana koalisi KIM Plus tersebut tak membuatnya pusing. Dirinya selaku petahana dan juga Ketua PDIP di Tabanan memiliki keyakinan dengan kekuatan yang dimiliki, meski tidak mau meremehkan kekuatan Parpol di luar PDIP. Apalagi dengan hasil Pileg dan Pilpres lalu, PDIP Tabanan masih berjaya.
“Dengan kekuatan 31 kursi dewan atau 77,5 persen suara, tentu kami harus tetap optimis. Apalagi kita sudah menyatu dengan masyarakat. Tidak ada persoalan,” tandasnya.
Terkait hubungan dengan Parpol lain termasuk sebelumnya ada pertemuan dengan Golkar, Sanjaya yang juga kembali maju pada Pilkada nanti mengaku tidak ada masalah. Kalaupun PDIP didukung partai lain dia mengaku sangat senang.
“Matur suksma kalau juga jadi kawan. Dikeroyok juga kita tidak apa-apa. Itulah dinamikanya. Santai, yang penting tetap turun ke bawah buat masyarakat,” tegasnya.
Seperti diwartakan sebelumnya, tujuh Parpol di Tabanan melakukan pertemuan di Restoran Dewi Sri, Abiantuwung, Minggu (19/5/2024) petang. Tujuh parpol tersebut merancang membentuk koalisi besar melawan PDIP dalam Pilkada nanti. Namun tujuh parpol tersebut masih memiliki perbedaan pandangan terkait penentuan figur terlebih dahulu atau pembentukan wadah (koalisi) dulu.(jon)








