
BADUNG – Peningkatan kunjungan wisatawan di Pulau Dewata pada momen libur Lebaran, berbanding lurus dengan volume lalu lintas harian di Jalan Tol Bali Mandara. 715 ribu kendaraan tercatat melintas sejak H-10 hingga H+4 Hari Raya Idul Fitri 1445 H, pada jalan tol yang dikelola oleh PT Jasamarga Bali Tol (JBT) tersebut.
Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang mengungkapkan, jika dibandingkan dengan volume lalu lintas saat periode Lebaran 2023, capaian mengalami peningkatan sebesar 27 persen. Karena saat itu, volume lalu lintas hanya menyentuh angka 578 ribu kendaraan.
“Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari ketiga gerbang tol, yaitu gerbang tol Nusa Dua, Ngurah Rai, dan Benoa. Peningkatan Lalu Lintas Harian (LHR) tidak lepas dari antusiasme masyarakat dalam menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 1445 H,” sebutnya pada Rabu (17/4/2024), menuturkan capaian dalam rentang waktu dari tanggal 31 Maret 2024 hingga 15 April 2024 itu.
Capaian di tahun ini, juga terbilang melebihi prediksi awal. Karena realisasinya 2,5 persen lebih tinggi, dibandingkan dengan perkiraan yang berada pada angka 697 ribu kendaraan. “Peningkatan volume kendaraan sudah mulai dirasakan sejak H-8 perayaan Lebaran, atau tepatnya pada Selasa, 2 April 2024. Volume lalu lintas kemudian mengalami kenaikan signifikan pada hari-hari setelahnya,” ungkapnya.
Adi juga memaparkan, untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, seluruh petugas dan Satuan Tugas (Satgas) JBT Siaga telah dikerahkan di setiap gerbang tol. Tidak hanya itu, PT JBT juga menyiapkan Mobile Reader (MR), baik di gerbang tol Benoa, Ngurah Rai, maupun Nusa Dua. Jika terjadi antrian, maka petugas akan melakukan jemput bola dengan MR guna mempercepat waktu transaksi pembayaran tol.
“PT JBT bekerja sama dengan PJR Induk VI untuk memberikan imbauan berkendara kepada pengguna jalan. Dalam program edukasi ini, para pengguna jalan yang melanggar aturan diberikan informasi tentang peraturan lalu lintas di jalan arteri maupun di Jalan Tol Bali Mandara, serta pentingnya menggunakan alat pelindung diri seperti helm, memastikan kelengkapan dokumen berkendara, membawa kartu uang elektronik dengan saldo yang cukup saat memasuki Jalan Tol Bali Mandara, dan mematuhi rambu lalu lintas,” ungkapnya.
Seluruh petugas dan Satgas, dipastikan telah dikerahkan untuk melakukan controlling dan monitoring di setiap sisi jalan tol guna menghindari kejadian tidak diinginkan. “Kami harap, seluruh pengguna jalan dapat senantiasa mematuhi rambu dan imbauan dari petugas demi menjaga ketertiban dan keselamatan berkendara di Jalan Tol Bali Mandara,” pungkasnya. (adi,dha)








