
TABANAN – Seperti pada tahun baru 2022, kawasan Bedugul dipastikan macet. Pasalnya, banyak warga baik lokal Bali maupun wisatawan domestik dan mancanegara memilih mengunjungi objek wisata dengan danau dan kebun raya tersebut. Meski hujan, tyak mengurangi minat warga berwisata di kawasan Bedugul.
Kondisi serupa terjadi di awal tahun 2024, Senin (1/1/2024). Jalur menuju menuju Bedugul mengalami kemacetan. Kemacetan sudah mulai terjadi sejak dari pasar Baturiti ke arah Candikuning. Pasalnya, banyak wisatawan terutama dari luar Bali membawa kendaraan sendiri atau rombongan. Selain itu juga mulai banyak wisata glamping, sehingga semakin banyak yang berkunjung di daerah tertinggi bali ini.
Akibat padatnya arus dari arah Denpasar, membuat banyak kendaraan mengalami masalah seperti overheat ataupun masalah kampas kopling. Mereka berhenti di pinggir jalan yang juga memicu kemacetan karena memperlambat laju kendaraan terutam kendaraan besar seperti bus. Kondisi semakin parah ketika memasuki pintu masuk ke Kebun raya. Antrian kendaraan sampai ke pintu masuk tersebut membuat jalur ke arah Danau Beratan juga padat merayap.

Kemacetan juga terjadi di di bibir danau beratan mulia dari ujung jembatan shortcut. Pasalnya, banyak pedagang k 5 berjualan sehingga banyak pengunjung terutama memakai sepeda motor berhenti dan parkir, membuat alur jalan agak menyempit. Begitupun dengan dengan di rest area, terjadi kemacetan karena kendaraan keluar masuk.
Sementara di DTW Ulun Danu Beratan juga sangat padat. Parkir kendaraan penuh baik roda dua dan roda empat. Apalagi banyak tamu rombongan menggunakan bus besar, sehingga parkir penuh. Kenaikan harga tiket masuk tidak mengurangi minat wisatawan berkunjung.
Menurut Humas DTW Ulun Danu beratan I Putu Suarya, kunjungan mulai meningkat sejak libur Natal lalu. Jumlah pengunjung rata-rata meningkat sekitar 4.000 orang per hari. Kebanyakan wisatawan lokal, domestik. Sementra wisatawan asing tidak banyak.
“Mulai Libur Natal kunjungan memang naik, rata-rata 4000 orang per hari, kalau hari ini dari padatnya pengunjung, bisa menembus angka 5.000 orang,” ungkapnya.
Sementara selama Bulan desember ini, jumlah pengunjung belum termasuk tiga hari terakhir di tahun 2023, sebanyak 60.057 orang atau rata-rata 1937 orang per hari. Jumlah ini meningkat dibandingkan Desember tahun 2022 lalu sebanyak 42.725 atau 1378 orang per hari.
“Jumlah kunjungan meningkat signifikan bila dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya. (jon)








