
TABANAN – Pemkab Tabanan melakukan penataan dan pembenahan khusus komplek kantor Bupati Tabanan . Selain perbaikan pada Padmasana, beberapa ornamen akan ditampilkan salah satunya gapura berisi arsitektur lumbung padi serta tembok penyengker.
Penataan dilakukan terkait akan digelarnya Upacara Karya Ngenteng Linggih yang akan digelar pada tanggal 27 Desember 2023 mendatang.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menjelaskan, sejak berdiri 75 tahun yang lalu, belum pernah dilakukan upacara dengan tingkatan besar seperti tempat tempat lainnya di Bali.
Bupati mengaku mendapat petunjuk maupun piteket dari Sulinggih untuk melaksanakan Karya Ngenteg Linggih sebagai bagian menyucikan kawasan khususnya di kantor Bupati Tabanan sebagai pusat pemerintahan dan pusat pelayanan pada masyarakat secara skala dan niskala.
“Di Padmasana kantor Bupati juga dilakukan perbaikan karena bangunannya lama dan banyak keropos, termasuk saluran drainase karena sering banjir,”ucapnya, di sela kegiatan peresmian jalan di Ngis, Jegu,Penebel, Rabu (11/10/2023).
Terkait Upacara ini Bupati Sanjaya mengatakan sudah direncanakan sejak setahun lalu. Sebelum upacara digelar, dilakukan penataan dikomplek kantor Bupati termasuk bangunan inti Padmasana.
Sekaligus memperbaiki saluran drainase lantaran sejumlah ruangan di kantor Bupati Tabanan serta di halaman kantor kerap banjir jika musim penghujan tiba.
Sementara itu Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan I Made Dedy Darmasaputra secara teknis mengatakan, penataan tersebut ada sejumlah aspek yang dibangun. Mulai dari Padmasana, pagar depan hingga ke pagar rumah jabatan Bupati.
Kemudian pemapingan bagian lantai, pembuatan drainase dan pagar belakang. Termasuk akan dibuatkan Taman Singasana untuk tempat kumpul dan merokok.
“Penyengker dibenahi karena selama ini ada dua pintu keluar. Dan secara niskala itu tidak bagus. Sehingga nantinya pintu masuk akan satu dibagian depan. Kemudian dibagian belakang tetap dibuatkan pintu keluar,” bebernya.
Sementara itu, pantauan di lapangan, proses perbaikan di bagian depan kantor Bupati sudah berlangsung sejak 4 Oktober lalu.
Selain pembuatan drainase dengan box calvert, juga pembersihan dan pembongkaran gapura dan penyengker.
Bahkan kini sudah mulai pembangunan lokasi pelinggih di bagian barat yang sebelumnya terletak agak ke timur. (jon)








